× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah DLH Kabupaten Blitar Monitoring Program Desa Berseri di Desa Bangle Kanigoro

DLH Kabupaten Blitar Monitoring Program Desa Berseri di Desa Bangle Kanigoro

221
SHARE
DLH Kabupaten Blitar Monitoring Program Desa Berseri di Desa Bangle Kanigoro

Team DLH Kabupaten Blitar bersama Team DLH Propinsi Jawa Timur( Foto istimewa/sidaknews.com)

BLITAR, sidaknews.com - Monitoring kegiatan Desa Banggle Berseri Mandiri, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur melalui Dinas LH kabupaten Blitar, bertempat di dusun Semanding Desa Bangle kecamatan Kanigoro kabupaten Blitar, Rabu 14 Oktober 2020. Team penilai Program Berseri Mandiri provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi terhadap program desa berseri mandiri untuk diikutkan di tingkat nasional.

Di sampaikan Praktisi Jawa Timur Risnani Ketua Monitoring Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur bahwa kegiatan di desa Bangle ini kelanjutan dari program desa berseri pada tahun 2019, bahwa desa yang dulu pernah menjadi juara tingkat provinsi ini apakah masih melaksanakan program desa berseri mandiri.

Kepala Desa Bangle.Drs.Nur Huda

Dan ternyata lebih meningkat kualitas pengolahan dan produk hasil dari proses pengolahan limbah organik dan anorganik, contohnya gelas plastik diubah menjadi keranjang atau tas serbaguna. Sampah sampah organik menjadi kompos, dan produksi biogas yang mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat desa bangle dan banyak hal yang telah dicapai.

Penataaan taman taman dan penanaman buah dan sayuran dengan pupuk organik yang sering dibagikan kepada warga selain bermanfaat untuk pemenuhan gizi masyarakat juga berfungsi untuk penghijauan desa sehingga kualitas kesehatan dan gizi masyarakat bangle terpenuhi dan terutama dimasa pandemi covid-19 ini sebagai ketahan pangan warga bangle. Bahwa desa berseri ini akan terus digalakkan dan diwajibkan diseluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur karena selain sebagai alat ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan hidup yang sehat juga sebagai penyangga kebutuhan dasar hidup yang baik. Selain juga bisa dijadikan wana wisata edukasi ekogreen," pungkasnya.

Risnani. Riris Ketua team Dinas Lingkungan hidup  Propinsi Jawa Timur waktu di konfermasi sidaknews.com

Drs.Nur Huda Kepala Desa Bangle menyampaikan bahwa, " Desa Bangle merupakan Desa Berseri Mandiri tentang pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah baik sampah organik dan sampah non organik dijadikan barang bernilai ekonomis tinggi dan berdaya guna. Bahwa desa bangle sudah pernah juara pertama tinggkat provinsi Jawa timur dan ini menjadi acuan desa atau kelurahan yang lain tentang pengolahan limbah.

Limbah limbah ini diolah menjadi produk produk yang mempunyai nilai jual dan mempunyai nilai ekonomis yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat bangle pada khususnya. Tutup Huda. (BAS/ADV/KMF)