× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Dua Spesialis Curanmor dan Residivis Copet Ditangkap di Kota Palembang

Dua Spesialis Curanmor dan Residivis Copet Ditangkap di Kota Palembang

SHARE
Dua Spesialis Curanmor dan Residivis Copet Ditangkap di Kota Palembang

Kedua tersangka saat diamankan polisi.

Palembang, sidaknews.com - Unit 3 subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap spesialis curanmor yang sering beroperasi di kota Palembang. Salah satu tersangka Deby Saputra (29) terpaksa kakinya di tembak Polisi karena berusaha kabur saat akan di tangkap pada Selasa (11/12) dini hari.

Deby di tangkap saat sedang tidur di rumahnya jl. PSI. Kedukan ll kelurahan 35 ilir kecamatan Ilir Barat ll Palembang.

Sedangkan tersangka Ruslan Abdul Ghany (35) tinggal di jl. PSI. Kedukan l telah dahulu ditangkap massa di seputaran Jl. D.l. Panjaitan lorong kita Tangga Takat Plaju Palembang (03/12) lalu, saat gagal mencuri motor sedangkan tersangka Deby berhasil melarikan diri dari kejaran warga.

"Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi saat rilis di kantornya Kamis (11/12) mengatakan kedua tersangka di tangkap kasus curanmor telah 9X mencuri motor di berbagai lokasi di Palembang merupakan residivis kasus copet telah dua kali masuk penjara."Jelasnya.

Tambahnya, sdapun modus yang dilakukan kedua tersangka dengan jalan kaki untuk mencari mangsa dan menggunakan kunci model T.

Dari pengakuan kedua tersangka telah melakukan pencurian sebanyak delapan kali atau 9 kali mencuri motor di berbagai lokasi, seperti di Plaju 2 kali, Bukit Besar, Sekojo, Sako, seputaran Musi ll, Kertapati, Sukarame dan Pakjo.

Motor hasil curian semua dijual 2,5 jt diberbagai tempat, ada di sungai Rebo, Mariana yang lainnya lupa kata Deby saat di periksa penyidik unit 3 subdit lll jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel (11/12).

"Uang hasil jual motor kami bagi berdua, kami biasa jalan kaki keliling, ketika melakukan aksi, kami berdua secara bergantian  saat mencuri, yang satu mengawasi situasi, "Jelas Ruslan.

Kedua tersangka merupakan residivis kasus copet telah dua kali masuk penjara, Deby 2010 Ruslan 2014, setelah bebas keduanya berubah profesi menjadi pencuri motor specialis matic. 

Selain menangkap dha tersangka polisi juga berhasil mengamankan 2 motor barang bukti.dan kunci model T akibat perbuatannya Deby Saputra dan Ruslan Abdul Ghany di tuntut debgan pasal 363 tentang pencurian. ( lskandar Mirza)