× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel FJB Dukung Serta Siap Mengawal Walikota Menutup Kawasan lokalisasi Teluk Bayur

FJB Dukung Serta Siap Mengawal Walikota Menutup Kawasan lokalisasi Teluk Bayur

612
SHARE
FJB Dukung Serta Siap Mengawal Walikota Menutup Kawasan lokalisasi Teluk Bayur

Abie Akcik ketum sekaligus pendiri FJB.

Pangkalpinang, sidaknews.com - Terkait rencana Walikota Pangkal Pinang Maulan Aklil yang akan merapikan dan menutup kawasan lokalisasi Teluk Bayur secara bertahap dan digantikan menjadi kampung ibadah mendapat dukungan penuh dari Ormas Front Jaga Babel (FJB).

Ketua DPD Front Jaga Babel (FJB) provinsi kepulauan Bangka Belitung (Prov.Kep.Babel), Akhmad Samsi yang biasa di sapa (Abie Akcik) kepada awak media Minggu (2/2/2020) mengatakan bahwa FJB sangat mendukung sekali rencana Pemkot dalam hal ini Walikota Pangkalpinang untuk menutup lokalisasi Teluk Bayur agar kejadian seperti human traficking dan hal hal negatif lainnya yang meresahkan masyarakat tidak terulang lagi karena kejadian seperti itu bukan hanya sekali terjadi tapi sudah berulang kali terjadi di lokalisasi tersebut.

”Kami dari Ormas Front Jaga Babel mendukung penuh rencana Pemkot Pangkalpinang untuk menutup lokalisasi Teluk Bayur agar kejadian kejadian seperti yang sempat heboh kemarin tidak terulang lagi yang mana bisa merusak citra dan nama kota Pangkal Pinang,Bagaimana bisa jadi kota seribu senyuman jikalau masih saja dipertahankan tempat seperti itu di kota ini “, ungkap Abie Akcik seorang pendiri FJB.

Sementara Adi Putra Selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Front Jaga Babel (DPC.FJB) kota Pangkalpinang pun mendukung penuh dan siap mengawal tentang rencana Walikota Pangkal Pinang untuk menutup lokalisasi Teluk Bayur.

“Kami dari DPC FJB kota Pangkal Pinang sangat mendukung dan siap kawal rencana pak wali untuk menutup lokalisasi Teluk Bayur dan Seperti ini yang seharusnya diharapkan masyarakat apalagi tempat tersebut dijadikan kampung ibadah otomatis bisa menjadi daya tarik wisata, pokoknya lanjutkan pak molen,tutup saja.”tegasnya. (Fajri)