× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda aceh FPRB Pidie Jaya Buka Puasa Bersama dan Bahas Strategi Planning Lembaga

FPRB Pidie Jaya Buka Puasa Bersama dan Bahas Strategi Planning Lembaga

229
SHARE
FPRB Pidie Jaya Buka Puasa Bersama dan Bahas Strategi Planning Lembaga

Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Pidie Jaya lakukan pertemuan dan membahas Strategi Planning Lembaga untuk membahas rencana tindak lanjut lembaga terkait Covid-19 di warkop syafa Kupi, meureudu, selasa (20/05/2020)

Pidie Jaya, sidaknews.com - Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Pidie Jaya lakukan pertemuan dan membahas Strategi Planning Lembaga untuk membahas rencana tindak lanjut lembaga terkait Covid-19 di warkop syafa Kupi, meureudu, selasa (20/05/2020)

Pertemuan tersebut dilakukan di sela - sela buka puasa bersama dan di hadiri oleh Vocal Point Ormas dan OKP yang tergabung dalam FPRB Pijay.

Ketua FPRB Pidie Jaya M. Yakob menyampaikan, pertemuan tersebut di barengi dengan Buka Puasa bersama dengan seluruh Anggota FPRB Pijay, pertemuan itu dimaksud untuk menindak lanjuti perkembangan dan pencegahan Covid-19, pihaknya juga membahas rencana tindak lanjut FPRB kedepan,

“Saya berharap FPRB menjadi pioner dalam pengurangan resiko bencana di Pijay termasuk Pencegahan Covid-19, sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat diantara seluruh lembaga yang tergabung dalam FPRB,” harap M. Yakob.

Menurut Dewan Pakar FPRB Pijay Ismail mengatakan, pentingnya FPRB sebagai leading sektor dalam pengurangan lembaga, dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh FPRB perlu di perkuat koordinasi dan konsolidasi antar lembaga di FPRB.

“Sangat penting membangun pondasi koordinasi yang kuat disebuah lembaga sehingga terbangun sinergisasi yang baik antar lembaga dan lintas sektor lainnya dalam memperkuat pengurangan resiko bencana di Pijay,” ujar Ismail

Sementara itu perwakilan lembaga (PKPA) dan Sekretaris I FPRB Pijay Teuku Satria Mahmud mengatakan, FPRB Pijay perlu dilakukan koordinasi dengan BPBD Pijay sebagai leading sektor dalam melakukan pengurangan resiko bencana di Pidie Jaya.

Lanjutnya, penting juga dilakukan penguatan lembaga sebagai vocal point mitigasi bencana dan di harapkan FPRB Pijay menjadi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pijay sebagai garda di depan dalam penanganan dan mitigasi bencana dan menjadi rencana strategis FPRB kedepan.

“Penguatan FPRB dalam managemen bencana menjadi keharusan dan menjadikan FPRB sebagai Vokal Point mitigasi bencana sebagai tugas utama FPRB di Pijay,” Pungkas Teuku Satria. (Nas)