× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Gegara Sabu Paketan, Surbakti Diciduk Polisi dari Warung Kopi

Gegara Sabu Paketan, Surbakti Diciduk Polisi dari Warung Kopi

948
SHARE
Gegara Sabu Paketan, Surbakti Diciduk Polisi dari Warung Kopi

Pelaku ketika diamankan berikut barang bukti (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Sat Res Narkoba Polres Karo, Sabtu (27/6) sekira pukul 15.35 wib telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalah gunaan narkotika jenis Sabu-sabu atas nama Louis Surbakti (27) warga Desa Batu Karang Kecamatan Payung Kabupaten Karo.

Pelaku ditangkap ketika sedang berada di dalam warung kopi desa tersebut dan langsung dilakukan penggeledahan.

Dari pelaku diamankan berupa 12 paket plastik bening berles merah diduga berisikan Narkotika jenis shabu dengan berat brutto 4,76 gram, potongan tisu warna putih sebagai pembungkus shabu, 1buah plastik klip berles merah dalam keadaan kosong sebagai pembungkus shabu shabu,1 buah pipet plastik yang sudah dibentuk menjadi sekop dan  1 buah kotak rokok merk Marlboro hitam turut disita untuk barng bukti.

Kasat ResNarkoba Polres Karo AKP Ras Maju Tarigan,SH kepada wartawan mengatakan, pelaku narkoba ini ditangkap saat berada di dalam warung kopi, namun terlebih dahulu adanya informasi yang diterima atas kepemilikan sabu-sabu.

Setelah mendapat informasi tersebut personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo langsung menuju ke TKP dan melihat seseorang dengan ciri-ciri yang dimaksud dan langsung melakukan penggerebekan terhadap sebuah warung yang berada di desa Batu Karang.

Selanjutnya personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba AKP Ras Maju Tarigan, S.H. melakukan penangkapan terhadap seorang laki laki yang terakhir diketahui bernama Lois Surbakti ,dari hasil penggeledahan terhadap pakaian dan tempat sekitar tersangka ditangkap dan ditemukan barang bukti tersebut.

Setelah menemukan barang bukti tersebut selanjutnya tersangka berikut barang bukti langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyidikan selanjutnya."Ujar Ras Maju Tarigan,SH. (AS)

 

VIDEO