× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Gubsu : Banjir di Kota Tebing Tinggi, Pemprovsu Siapkan Bantuan Logistik dan Obat-Obatan

Gubsu : Banjir di Kota Tebing Tinggi, Pemprovsu Siapkan Bantuan Logistik dan Obat-Obatan

231
SHARE
Gubsu : Banjir di Kota Tebing Tinggi, Pemprovsu Siapkan Bantuan Logistik dan Obat-Obatan

Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Walikota dan Kapolres Tebing Tinggi melihat jumlah korban banjir dan posko banjir

Tebing Tinggi, sidaknews.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meninjau langsung bencana banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi, Sabtu (28/11/2020).

Peninjauan diawali ke posko yang ada di Pasar Sakti Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis dan posko di Jalan Anturmangan Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan.

Dlselanjutnya, dengan menggunakan perahu karet, Gubsu didampingi Walikota Tebingt Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM bersama Kapolres Tebingtinggi AKBP James Parlindungan Hutagaol S.IK juga meninjau daerah terdampak banjir di Jalan Ikhlas (Belakang PLN) Kecamatan Rambutan Tebingtinggi.

Disela-sela peninjauan, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, bila kita lihat saat ini kondisi air cukup tinggi. Dari kejadian ini, ada kelemahan dimana tanggul sekitar 50 meter jebol, sehingga air masuk ke wilayah Tanjung Marulak.

Maka itu, sangat diperlukan adanya normalisasi sungai, sebab kedangkalan sungai inilah yang nanti setelah susut airnya, itulah yang harus kita evaluasi yang nantinya akan dilakukan bersama-sama dengan BWSS.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) pasti akan menyiapkan bantuan logistik dan obat-obatan. Diperkirakan sekitar 10 ribu kepala keluarga yang terdampak banjir di Tebing Tinggi ini," ungkap Gubsu.

Menurut Gubsu, untuk penanggulangan banjir ini, dalam waktu singkat kita harus menyiapkan posko untuk membagikan logistik dan makanan sebab masyarakat tidak bisa melaksanakan aktifitas. Selain makanan, obat-obatan dan masker juga diutamakan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Kepada masyarakat Tebing Tinggi, saya menghimbau waspada terhadap alam, karena kondisi alam saat ini memang kurang bersahabat. Tetapi bia kita mentaati intruksi dari Walikota, Kapolres dan TNI, dengan waspada, saya yakin kita pasti aman," tandas Gubsu Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan menjelaskan, saat ini sudah ada 56 posko yang kita dirikan dan kita masih meminta bantuan posko-posko tenda pleton atau tenda kecil.

Terkait perahu karet, jumlahnya tidak banyak. Untuk itu, kita juga meminta bantuan perahu kepada Gubernur, yang digunakan untuk evakuasi warga-warga yang mengungsi dan mengangkut logistik yang memang kita mintakan bantuannya," imbuhnya.

Diungkapkan Walikota, di kota Tebing Tinggi sama sekali tidak ada daerah yang terisolasi akibat dampak bencana banjir kali ini. Kita bersama SAR dan Tagana terus melakukan evakuasi.

"Dari tadi malam, kita sudah menghimbau kepada masyarakat agar jangan berdiam ditepi sungai. Kita juga memprediksi dari jam 20.00 WIB tadi malam, bahwa air akan naik mulai jam 24.00 Wib sampai dini hari, dan kenyataannya memang demikian," pungkas Walikota.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi ini disebabkan meluapnya aliran air Sungai Padang sejak Jumat (27/11/2020) pagi hingga saat ini dan banjir telah merendam 5 kecamatan dan 14 kelurahan di kota Tebing Tinggi. (Hans)

VIDEO