× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Gunakan Sajam Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Munde Terpaksa Ditembak

Gunakan Sajam Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Munde Terpaksa Ditembak

612
SHARE
Gunakan Sajam Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Munde Terpaksa Ditembak

Kapolres Nagekeo AKBP. Agustinus Hendrik Fai

Nagekeo, Sidaknews.com - Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo, berhasil melumpuhkan dengan melakukan tembakan kepada tersangka Yosep Tenga (40) merupakan pelaku pembunuhan kapada korban Yosep Khepa (40) di Kampung Munde Desa Tendakisa Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo NTT, pada tanggal 10 juli 2019 lalu.

Penangkapan tersangka Yosep Tenga oleh Tim Satreskrim Polres Nagekeo dengan cara melakukan tembakan, sebagai upaya melumpuhkan tersangka ketika tersangka melakukan penyerangan membabi buta kepada Tim Satreskrim menggunakan senjata tajam dan penangkapan tersebut terjadi di tempat pensembunyiannya di Hutan Munde Desa Tendakisa.

Kapolres Nagekeo AKBP. Agustinus Hendrik Fai, saat menggelar jumpa Pers bersama awak media Rabu (02/11/2020) menerangkan, tesangka Yosep Tenga pelaku pembunuhan kepada korban Yosep Khepa, sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan saksi dan dilakukan visum sebagai penetapan tersangka.

Kurang lebih 1 tahun 5 bulan tersangka Yosep Tenga sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Ngada kemudian dialihkan kasus tersebut ke Polres Nagekeo.

"Upaya yang dilakukan Polres Nagekeo selama ini adalah menginterferasasi menginfentarisir beberapa kasus yang disebut kasus tunggakan dalam hal ini kasus-kasus menonjol diantara kasus ini adalah kasus yang terjadi di Munde, Tendakisa," terang Kapolres Hendrik.

Dikatakan lagi, berdasarkan analisa dan gelar perkara dalam menyikapi kasus tunggakan terhadap kasus Munde, Polres Nagekeo membentuk tim yang terdiri dari satreskrim dan satuan fungsi terkait bersama Polsek Aesesa dan dipimpin langsung Kasat reskrim.

Lanjut Kapolres Hendrik, dalam penyelidikan dan pembuntutan tersangka terakhir ditemukan keberadaannya kemarin selasa (01/11/2020) hingga Selasa malam dan Tim Satreskrim bekerja dengan cepat.

“Tersangka saat itu dilengkapi senjata tajam, terpaksa tim melepas beberapa tembakan yang mengarah pada kedua kaki tersangka, yang mengakibatkan tersangka tidak bisa lari, kejadian berlangsung pada, Selasa (1/12) jam 10.00 WITA malam, namun setelah dibawa ke Rumah Sakit Aeramo, guna melakukan perawatan medis, tersangka kehabisan darah dan meningal dunia di Rumah Sakit Aeramo,” ungkapnya.

Kapolres Hendrik menjelaskan, tersangka selalu berpindah-pindah tempat ke beberapa lokasi persembunyian yang berada di Desa Tedakisa, selain itu pula tersangka ini juga selalu membuat suasana ketidak nyamanan bagi masyarakat yang berada di Desa Tedakisa tersebut.

“Rekam jejak tindak pidana yang dilakukan tersangka ini antara lain pembunuhan terhadap Yoseph Kepa pada hari Rabu tanggal 10/7/2019 lalu, tersangka ini merupakan DPO bagi pihak Kepolisian Resort Nagekeo dimana status DPO-nya telah ada di Kepolisian saat Kepolisian Nagekeo berstatus Polsek Aesesa, pengancaman terhadap masyarakat di Desa Tedakisa sehingga masyarakat yang berada di Desa Tedakisa tidak bisa beraktivitas untuk berkebun,” tandasnya.

Kapolres Hendrik menyampaikan, pihak Kepolisian Resort Nagekeo pada hari Rabu (2/12) pukul 10.00 WITA akhirnya mengantarkan jenazah tersangka Yoseph Tenga ke pihak keluarga yang berada di Desa Tedakisa dan jenazah tersebut diterima langsung oleh Pemerintah Desa Tedakisa. (M. Yasin)

VIDEO