× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Hutan Konservasi di Barus Jahe Dibabat, Tiga Pelaku Perambahan Diamankan Polisi

Hutan Konservasi di Barus Jahe Dibabat, Tiga Pelaku Perambahan Diamankan Polisi

396
SHARE
Hutan Konservasi di Barus Jahe Dibabat, Tiga Pelaku Perambahan Diamankan Polisi

Polisi, Kades serta Perangkat Desa dilokasi perambahan dan mengamankan pelaku Perambahan Hutan.

Tanah Karo, Sidaknews.com - Tiga orang pelaku perambahan Hutan Konservasi Tahura Bukit Barisan yang sering disebut hutan Reba Cekala Desa Sikap Kecamatan Barus Jahe diamankan oleh anggota Polsek Barus Jahe pada hari Minggu (18/10/2020) sekira pukul 12:00 WIB dari lokasi.

Penangkapan ketiga pelaku perambah hutan tersebut terkait adanya laporan dari surat Kepala Desa Sikap Nomor: 490/106/DS/2020 tanggal 14 Oktober 2020 sehingga ditindak lanjuti dan mengamankan pelaku bernama Dasarta Senbiring Milala (47), Nalsal Krisna Sembiring (23) keduanya warga desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran dan Putra Setiawan Sembiring (26) warga Desa Pasar II Padang Cermin Kecamatan Selesai kabupaten Langkat.

whatsapp_image_2020-10-19_at_1.59.38_pm

Menurut informasi yang diperoleh dari Kanit Reskrim Polsek Barusjahe Aiptu R.Situmeang, SE., dari ketiga pelaku perambahan hutan ini disita berupa sebilah pisau, sebilah parang, kapak bergagang kayu untuk dijadikan barang bukti.

Dikatakannya, pada hari Minggu (18/10/2020) sekira pukul 11.00 WIB Personel Polsek Barus Jahe bersama Kepala Desa Sikap, Kepala Desa Persadanta dan warga sebanayak 30 orang menuju TKP, namun sesampainya di TKP ditemukan ketiga orang tersebut sedang menebang pohon kayu di kawasan hutan tersebut.

"Saat di Introgasi, pelaku mengakui bahwa mereka telah melakukan penenbangan kayu luasnya berkisar dua hektar untuk dijadikan lahan pertanian sehingga ketiganya langsung dibawa menuju Polsek barus Jahe untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Situmeang.

Sementara menurut keterangan Kepala Desa setempat, mereka dilaporkan terkait penebangan kayu tersebut karena merasa khwatir debit mata air bersih yang dimaanfaatkan warga Desa Kabung, warga Desa Barus Julu, Persadanta Kecamatan Barus Jahe akan mengecil bahkan mengalami kekeringan, karena sumber mata air berada disekitar lokasi itu, begitu juga ada surat yang ditunjukkan oleh Perambah Hutan itu, namun keabsahannya sangat diragukan karena tidak ada surat resmi dari pihak terkait," ujarnya. (AS)

VIDEO