× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Jaringan Narkoba di Kota Padangsidimpuan Berhasil Diungkap dengan Tersangka 4 Orang

Jaringan Narkoba di Kota Padangsidimpuan Berhasil Diungkap dengan Tersangka 4 Orang

5698
SHARE
Jaringan Narkoba di Kota Padangsidimpuan Berhasil Diungkap dengan Tersangka 4 Orang

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani PrihartinI S.IK.MH ketika memimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini S.IK.MH ketika memimpin Press Release pengungkapan kasus narkoba dengan pelaku 4 orang, Jumat (7/8) pengungkapan kasus narkoba deng

Sidimpuan, sidaknews.com - Polisi Secara terus menerus mengungkap jaringan Narkoba, khususnya di Kota Padangsidimpuan, kali ini Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil menciduk 4 orang pengguna sekaligus pengedar dan jaringan Narkoba di Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/8) malam.

Bermula dari informasi masyarakat, Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan yang dipimpin AKP Sammalilun Pulungan, SH bergerak cepat melakukan penyelidikan, terbukti 4 orang pelaku tindak kejahatan Narkotika berhasil ditangkap dari 3 lokasi berbeda bersama Barang Bukti (BB) Narkotika jenis Sabu bernilai jutaan rupiah.

Setelah melakukan rangkaian penyelidikan akhirnya Satres Narkoba menemukan titik terang dan berhasil melakukan penangkapan pertama terhadap IAS (30) warga Jalan Sudirman, Gang Mangaraja, No.. 35, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, pria yang tak memiliki pekerjaan itu diamankan di dalam rumahnya atas info dari warga, Kamis (6/8/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Saat ditangkap, ditemukan 3 bungkus plastik klip transparan berisi 1,31 Gram Sabu, 1 Timbangan Elektrik, 1 Sedotan yang berujung runcing, 1 Telepon Seluler, dan 10 Plastik Klip kosong, usai mengamankan IAS, petugas kemudian mengintrogasi tersangka dan melakukan pengembangan, dan tersebutlah satu Nama yang berinisial AH (35) warga Dusun III, Kelurahan Hutaimbaru, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kuli Bangunan ini akhirnya ditangkap dipinggir jalan, tak jauh dari rumah IAS dihari yang sama sekira pukul 21.30 WIB.

Petugas Menemukan dari kantung celana kanan dan kiri AH Daun Ganja seberat 3,3 Gram, ketika Polisi menanyakan dari mana Barang Haram tersebut diperolehnya dirinya mengakui dari RHH alias Ucok (44) yang tinggal di Jalan Sudirman Unte Manis, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, kemudian petugas mencari ciri-ciri yang disebutkan AH, lalu dengan sigap Ucok berhasil ditangkap disekitar kediamannya, dari Ucok petugas menemukan Barang Bukti Narkoba jenis Sabu sebanyak 4,36 Gram dan 1 unit Telepon Seluler, dan uang tunai sebanyak Rp. 200 ribu yang diduga hasil penjualan Narkoba, Ucok diamankan diduga saat hendak menunggu pasien atau pembeli Sabu dipinggir jalan.

Terakhir, ketika Ucok diintrogasi dirinya akhirnya buka mulut dan menyebutkan Narkoba itu di perolehnya dari seorang Parbetor berinisial ARL alias Fai (50) warga Jalan Mangaraja Maradat, No. 54 Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, kemudian Ucok diboyong untuk menunjukkan dimana Fai sering mangkal.

Tak berapa lama sesuai ciri-cirinya Fai PU melintas dengan mengendarai Betor di Jalan Sudirman persis didepan SMA Negeri 1 Kota Padangsidimpuan sekitar pukul 22.00 WIB dan saat itu juga di lakukan penangkapan terhadap Fai, dari penangkapan itu Fai mengakui bahwa dirinya masih ada menyimpan Narkoba tersebut dikediamannya, kemudian dilakukan pengembangan dan dari sana ditemukan, 7 bungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu seberat 37,73 Gram, 8 bungkus Plastik Assoi yang dirobek, 1 Kotak Tupperware, 1 unit Telepon Seluler, dan 1 unit Betor.

"Atas pengungkapan kasus ini, kami ucapkan terimakasih kepada Satres Narkoba sejajaran, jadi ratusan anak bangsa terselamatkan berkat pengungkapan kasus ini," ungkap Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, SIK MH, saat memaparkan hasil tangkapan pada gelaran Konferensi Pers, Jum'at (7/8/2020).

Kapolres juga menjelaskan, dari keempat tersangka satu diantaranya yakni, IAS yang merupakan Napi Asimilasi Covid-19 di LP Salambue Kota Padangsidimpuan yang bebas pada Maret 2020 lalu dengan kasus pencurian, sedangkan Ucok juga merupakan Residivis dengan kasus Narkoba yang ditangkap pada bulan Mei 2018 atas kasus kepemilikan ganja di LP Salambue dan bebas Maret 2020 lalu.

Kapolres juga mengucapkan terimakasih atas peran serta masyarakat untuk tetap menginformasikan peredaran Narkoba ditempat dan lingkungan masing-masing, karena pemberantasan Narkoba bukan semata tugas Polisi tapi tugas kita bersama.

Selain Kapolres hadir juga Wakapolres Kompol Matnur Dalimunthe, Kabag Ops Kompol Ahmad Fauzi Ks, Kasatres Narkoba AKP Sammailun Pulungan, SH, Kasubbag Humas Iptu Maria Marpaung, SE MM, Tim Satres Narkoba dan Rekan Media. (sabar)

VIDEO