× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Jembatan Penghubung Antar Ohoi Patah, Pemkab Malra Diminta Perbaiki

Jembatan Penghubung Antar Ohoi Patah, Pemkab Malra Diminta Perbaiki

SHARE
Jembatan Penghubung Antar Ohoi Patah,  Pemkab Malra Diminta Perbaiki

Kondisi Jembatan penghubung antara Ohoi (Desa) Dian Darat dan Ohoi Debut Sabtu 30/11/2019, rusak parah akibat bagian tengah jembatan patah.

Rumadian, sidaknews.com - Jembatan penghubung antara Ohoi (Desa) Dian Darat dan Ohoi Debut Sabtu 30/11/2019, rusak parah akibat bagian tengah jembatan patah.

Hngga berita ini di turunkan, belum di ketahui dengan pasti patahnya jembatan penghubung tersebut, namun menurut penuturan warga setempat bahwa, jembatan ini sudah sangat lama dan harus segera di ganti dengan yang baru, jika tidak maka di kuatirkan akan ada korban jika peristiwa ini terjadi kembali.

Kepada media ini Denis Meturan menuturkan, bahwa jembatan tersebut merupakan penghubung utama Ohoi Dian Darat menuju Ohoi Debut Kecamatan Manyeu Kabupaten Maluku Tenggara.

"Meturan juga menuturkan, Jembatan penyebrangan ini sangat membantu Masyarakat di Desanya, lantaran segala aktivitas, baik itu ke sekolah, Kantor, Pasar, maupun kegiatan lainnya selalu melalui jembatan tersebut, ujarnya.

Menjelang Hari Natal, biasanya Masyarakat Ohoi Dian Darat yang berada di luar Ohoi akan pulang untuk merayakan Natal bersama dengan keluarga mereka dan jika Jembata yang merupakan penghubung anatara Ohoi ini tidak segera di tangani maka di pastikan Natal Tahun ini akan terasa berbeda dengan Tahun kemarin, katanya.

Pantaun Media ini, akibat patahnya Jembatan penghubung Rumah Dian dan Dian darat, seluruh kendaraan baik roda dua maupun empat, tidak di ijinkan untuk melintasi area tersebut, sehingga masyarakat harus berjalan kaki pada sisi jembatan yang nasih berdiri.

Aksi nekat warga Ohoi Dian Darat ini, membuat merinding warga ohoi lain yang datang ke lokasi kejadian walaupun hanya sekedar menyaksikan fenomena yang terjadi lantaran untuk menuju ke Ohoi Dian Darat, mereka harus melewati sisi jembatan penghubung, ini bisa berakibat fatal, bahkan nyawa taruhannya.

Untuk itu Meturan sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk memperbaiki jembatan tersebut, dikarenakan jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang selalu di gunakan oleh mereka.Pintanya. (RD)