× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Kabar Gembira, Kabupaten Nagekeo Kini Kembali Zona Hijau, Setelah Pasien Terakhir Dinyatakan Negatif

Kabar Gembira, Kabupaten Nagekeo Kini Kembali Zona Hijau, Setelah Pasien Terakhir Dinyatakan Negatif

354
SHARE
Kabar Gembira, Kabupaten Nagekeo Kini Kembali Zona Hijau, Setelah Pasien Terakhir Dinyatakan Negatif

Nagekeo, sidaknews.com - Juru bicara Gugus Tugas covid-19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, S.Fil, menyampaikan, pasien 09 terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh setelah hasil Swab Test dilaporkan Negatif oleh tim medis Puskesmas Boawae. Rabu (16/09/2020).

Pasien 09 merupakan pasien terakhir setelah beberapa pasien sebelumnya juga telah dinyatakan negatif sembuh. dan pasien 09 rencana akan di pulangkan ke rumahnya untuk beraktifitas seperti biasa dan tetap dalam protokol kesehatan.

Dikatakan Sil Sada, berdasarkan buku pedoman revisi 5, pasien dinyatakan negatif sembuh, yakni pasien yang telah menjalani 1 kali swab test, dan tidak perlu 2 kali swab test. untuk Kabupaten Nagekeo bisa dipastikan kembali ke zona hijau, sambil menanti penetapan resmi dari tingkat provinsi NTT.

"Sesuai revisi 5, pasien yang dinyatakan negatif sembuh setelah 1 kali menjalani sweb test, tidak perlu 2 kali sweb test dan dengan adanya kabar baik ini, kita menanti dari tingkat Provinsi, untuk penetapan sebagai Kabupaten yang telah kembali ke zona hijau," ungkapnya.

Sil Sada juga mengungkapkan terimakasihnya kepada tim percepatan dan penanganan covid-19 yang telah bekerja sesuai ketentuan dan penuh tanggungjawab, sehingga covid-19 di Kabupaten Nagekeo 0% (nol persen).

"Kita patut memberi apresiasi dan hormat kepada segenap tim satgas, terutama para tenaga kesehatan, TNI - POLRI dan relawan covid-19 yang hingga hari ini terus giat menegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan serta telah meminimalisir percepatan dan panganan covid-19 di Kabupaten Nagekeo menjadi nol persen," ucapnya.

Lebih jauh Sil Sada mengingatkan, Ketaatan dan kedisiplinan ditengah ancaman wabah pandemi covid-19, sangat menolong kita keluar dari status zona kuning menuju zona hijau, namun tugas dan tanggung jawab semua tidak berkurang, di era "new normal" (kebiasaan baru) ini, semua pihak justru semakin dituntut untuk benar-benar mentaati protokol kesehatan seperti wajib masker, jaga jarak, hindari kerumunan di antara warga yang tidak dipastikan asal perjalanannya, dan cuci tangan setelah beraktifitas di luar rumah.

"Perlahan-lahan, covid-19 menjadi tanggung jawab personal kalau mau sehat. Dengan tanggung jawab ini, bisa dipastikan komunitas luar dirinya pun bisa dijamin bebas dari ancaman covid-19," tandasnya.

Sil Sada menghimbau pelaku perjalanan dari zona merah, untuk tetap jalani karantina mandiri secara bertanggung jawab, agar diri dan komunitas di mana si Pelaku Perjalanan ia berada, agar tidak menjadi sumber klaster kedua covid-19.

"Kami tegaskan, terutama kepada para pelaku perjalanan, yang baru tiba dari zona merah, agar jangan ragu melaporkan diri ke RT dan petugas kesehatan terdekat untuk didata dan selanjutnya melakukan karantina mandiri secara ketat dan bertanggung jawab, untuk itu mari bersatu, pertahankan status zona hijau di daerah kita," ajaknya. (M. Yasim)