× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda peristiwa, sumsel Kader PDI Perjuangan Meninggal Diduga Korban Pembunuhan

Kader PDI Perjuangan Meninggal Diduga Korban Pembunuhan

9697
SHARE
Kader PDI Perjuangan Meninggal Diduga Korban Pembunuhan

Proses olah TKP, masyarakat setempat berbondong-bondong menyaksikan kejadian.

Palembang, sidaknews.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya Darius alias Bonar (65), kader partai PDI Perjuangan. Darius, yang juga penjaga malam di pasar Burung Palembang, mayatnya ditemukan telah membusuk di rumahnya, Jum'at (10/01).

Mayat korban yang beralamat di Kelurahan Kemang Manis RT 7 RW 03 Palembang ini, ditemukan oleh keluargannya sendiri saat datang hendak mengambil pisang yang belum diambil dari pohonnya.

Setelah dipanggil beberapa kali namun tidak ada jawaban. Saksi kemudian mencoba masuk ke dalam rumah, yang ternyata tidak terkunci. Ia kemudian kaget karena mendapati Darius telah meninggal dunia dan mayatnya membusuk dengan luka di beberapa bagian tubuh. Bau anyir menyelimuti penjuru ruangan rumah korban.

Saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Selanjutnya mayat korban dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang untuk diotopsi. Pada Sabtu (11/10) mayat korban akhirnya dikebumikan oleh pihak keluarga.

Pihak kepolisian kemudian memeriksa seluruh ruangan rumah korban dan mengumpulkan barang-barang yang dianggap perlu. Pemeriksaan rumah korban disaksikan pula oleh keluarga. Sewaktu proses olah TKP, masyarakat setempat berbondong-bondong menyaksikan kejadian menggegerkan itu.

Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat 2 Palembang, Ipda Naibaho usai olah TKP membenarkan, saat ditemukan korban telah meninggal dunia beberapa hari lalu.

"Dompet dan telepon selular milik korban tidak ditemukan. Ada luka di dahi dan badan. Darah berceceran di sekitar tubuh korban, termasuk di dinding rumah," lanjut Naibaho.

Ia mengatakan beberapa saksi telah diperiksa. Selain keluarga, ada juga teman dan orang dekat korban. Beberapa barang penting milik korban, seperti sertifikat tanah juga diamankan

Namun Naibaho belum bisa memastikan apa penyebab dan motif di balik kematian korban. "Kita belum bisa memastikan sebabnya karena proses penyidikan dan penyelidikan masih terus berlangsung," sebut Naibaho. (Iskandar Mirza)

 

 

VIDEO