× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Kadis Deperindag Aceh Tenggara bersama 7 Rekannya Diciduk Satnarkoba Polrestabes Medan Kedapatan Bawa Ekstasi

Kadis Deperindag Aceh Tenggara bersama 7 Rekannya Diciduk Satnarkoba Polrestabes Medan Kedapatan Bawa Ekstasi

351
SHARE
Kadis Deperindag Aceh Tenggara bersama 7 Rekannya Diciduk Satnarkoba Polrestabes Medan Kedapatan Bawa Ekstasi

kadis Deperindag Aceh Tenggara ditangkap bersama 7 temannya oleh Satnarkoba Polrestabes Medan.

Medan, sidaknews.com - Polrestabes Medan menggelar konfrensi Pers pasca di tangkapnya 3 oknum pejabat Pemkab Aceh Tenggara pada Minggu (27/09/20) oleh Satuan Narkoba Polrestabes Medan karena kedapatan sedang membawa narkotika jenis pil ekstasi.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Rico Sunarko di dampingi Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Roni Nicholas Sidabutar dihadapan wartawan. Rabu (30/09/20) di ruangan lobby Mapolrestabes Medan sore hari dalam konferensi persnya mengatakan penangkapan kasus tersebut di mana tersangka RS (52) yang merupakan oknum pejabat kadis Deperindag Aceh Tenggara ini dengan modus dimana tersangka mengaku datang ke Medan berpura pura untuk menjenguk istri Bupati yang sedang menderita sakit jantung dan covid-19 dan berobat di Rumah Sakit di Medan,"terangnya.

Lanjut nya, menurut pengakuan salah seorang pelaku R warga Desa Kumbang Indah, kecamatan Bandar, Kabupaten Aceh mengatakan bahwa mereka dari Aceh ada 6 orang dan saat diamankan 8 orang, 2 orang lainnya perempuan.

Selain R, polisi juga menahan, ZK (43) warga Terutung Payung Gabungan, Kelurahan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara yang menjabat sebagai Bendahara Keuangan di Pemkab Aceh Tenggara.Kemudian Polisi juga mengamankan SN (52) warga Terutung Payung Gabungan, Kelurahan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara yang menjabat sebagai Staff Umum Pemkab di Aceh Tenggara.

Sementara itu 3 orang pria yang kita amankan berprofesi sebagai pegawai biasa (wiraswasta) yakni supir. Untuk 2 orang wanita hanya sebagai saksi.Ketiga pria lainnya yakni, DW (40) warga Desa Kumbang Indah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Aceh Tenggara, BM (52) warga Jalan Kutacane Blang Kejeren, Desa Kampung Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Aceh enggara, (48) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Aceh Tenggara,"jelas Kapolrestabes Medan.

Lebih lanjut di jelaskan Kombes Pol Rico, Polisi mengaku meringkus ke 6 pria yang tiga diantaranya pejabat Pemkab Aceh Tenggara itu berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkoba di Jalan Darusalam, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Dini hari itu, ke tiga pejabat Pemkab Aceh Tenggara tersebut bersama tiga pria yang berprofesi sebagai supir mengunjungi tempat hiburan malam (Diskotik) Jet Plane di Jalan Imam Bonjol Medan. Mereka baru selesai pesta narkoba di Jet Plane.

Pada saat menjelang subuh, keenamnya berangkat menuju penginapan Hotel Grand Kinaya bersama dua orang wanita. Tepat di depan hotel, mobil yang mereka kendarai dihadang polisi dan di lakukan penggeledahan. Saat kita periksa, ditemukan 1 butir pil ekstasi di selipan kursi depan supir yakni di dalam mobil,” ungkap Rico.

Kombes Pol Rico menambahkan, bahwa keenamnya sempat pesta narkotika jenis ekstasi itu dengan membeli 6 butir, namun tertinggal 1 butir di dalam mobil. Selanjutnya ke enam tersangka berikut barang bukti 1 butir ekstasi dan 6 unit HP diboyong ke Sat Narkoba Mapolrestabes Medan.

“Ke enamnya akan kita tahan dan hasil test urinnya positif. Untuk oara tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tutupnya. (H)