× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Kado HUT Pemkab Tapsel ke 69, Jalan ke Desa Gotting Pege Tak Kunjung Diperbaiki

Kado HUT Pemkab Tapsel ke 69, Jalan ke Desa Gotting Pege Tak Kunjung Diperbaiki

SHARE
Kado HUT Pemkab Tapsel ke 69, Jalan ke Desa Gotting Pege Tak Kunjung Diperbaiki

Kondisi jalan menuju desa gotting Pege, Dusun Ramba Padang, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapsel.

TAPSEL, sidaknews.com - Memperingati HUT Tapsel yang ke 69 merupakan momentum dalam evaluasi bagi kinerja Pemerintah Daerah yakni Bupati Tapanuli Selatan Sahrul Pasaribu yang notebenenya sudah menjabat dua (2) Periode, Namun kinerjanya tidak bisa melakukan pemerataan pembangunan.

Dengan Motto HUT Tapsel ke 69 "Tapanuli Selatan Sejahtera, Sehat Dan Cerdas", ternyata hanya narasi kebohongan, untuk memuaskan Pemerintah Pusat belaka, Hal itu di ungkapkan Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) Indonesia Kabupaten Tapanuli Selatan, Ardi Hasaoran Dongoran kepada Sidaknews.com, Sabtu (23/11).

Kondisi real infrasturuktur jalan yang sangat memperihatinkan katanya sangat bertentangan dengan narasi keberhasilan HUT Tapsel yang ke 69 yang mana kondisi insfratruktur ini sangat perlu perbaikan karena ini merupakan akses jalan Masyarakat desa gotting Pege, Dusun Ramba Padang, Kec. Aek Bilah.

Akibat rusak dengan berlumpur serta genangan air seperti ini bagaimanakah masyarakat sekitar bisa dengan lancar mengangkut hasil Pertanian dan Perkebun untuk dijual kepasar, ucapnya ketika melintas di kawasan itu.

" Kami dari DPC LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) Indonesia Kabupaten Tapanuli Selatan" meminta kepada Bupati Tapanuli Selatan agar memperhatikan dan membangun jalan tersebut. Jangan lagi membangun narasi keberhasilan, namun kenyataanya jauh berbeda dengan fakta dilapanganan.

Ardi melihat Pemerintah kabupaten Tapsel telah melakukan diskriminasi pembangunan terhadap kecamatan Aek Bilah alias di anak tirikan pungkasnya.

Ia menambahkan yang kita temukan baru Persoalan insfratruktur jalan, belum lagi masalah yang lain, terutama jaringan komunikasi yg sampai saat ini belum ada, karena berdampak atas Digitalisasi Pendidikan, sebagai program Pemerintah Jokowidodo.

" Bagaimana meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan Masyarakat kalau Pembangunan ke pedesaan terpemcil tidak di akomodir pemerintah, "tutupnya dengan nada bertanya. (sabar)