× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Kampar Kalau Sudah Tiada Baru Terasa, Begini Ungkapan Yahya Siregar Setelah Istri Tercintanya Dipanggil Allah

Kalau Sudah Tiada Baru Terasa, Begini Ungkapan Yahya Siregar Setelah Istri Tercintanya Dipanggil Allah

979
SHARE
Kalau Sudah Tiada Baru Terasa, Begini Ungkapan Yahya Siregar Setelah Istri Tercintanya Dipanggil Allah

Tanjungpinang, sidaknews.com - Setelah menonton sebuah acara Dangdut di salah satu stasiun TV, Yahya Siregar Pria kelahiran
Pasaman, 26 Juli 1972 ini iseng membuka Youtube. Asik ngotak-ngatik Youtube, dia pun ketemu lagu Bang Haji Rhoma Irama yang dibawakan penyanyi dangdut dengan judul 'Kehilangan'. Tidak hanya suaranya yang khas, tapi lirik lagu 'Kehilangan' Bang Haji ini sukses membuat saya hanyut ke dalam harmonisasi yang tercipta.

"Kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya sungguh berharga". Begitu penggalan liriknya. Lagu tersebut mengisahkan betapa menyesalnya dirinya yang telah menyia-nyiakan orang yang mencintai saya dengan tulus. Setelah tidak lagi bersama, baru tersadar akan betapa berharganya kehadirannya.

Baper dengan mantan tidak hanya menjadi kegalauan muda-mudi yang tengah memadu kasih. Baru-baru ini dirinya bercerita kepada salah seorang tokoh masyarakat Sai Petai kelurahan Sungai Pagar Kampar H Januar Rambo (Kakak ipar Almarhumah Rizawati binti AZWAR) buka suara tentang bekal kita nanti di akhirat pembangunan di daerahnya yang mulai berkembang dia juga bertekad membangun mesjid AL- Ikhlas dan Alhamdulillah sudah selesai dan sudah dipergunakan masyarakat setempat.

"Dia juga tak bosan bosan mengingatkan saya untuk tidak meninggalkan perintah Allah"karna itu yang paling utama di dunia ini,"imbuhnya.

Saya ingin berbagi kisah, kisah tentang penyesalan seorang Suami. mungkin saya, anda dan kita semua! Ketika saya bekerja berjauhan, saya kadang lupa memberi perhatian karna selalu memikirkan dunia tahun 2020 dunia di hebohkan dengan virus Corona sampai saya Lebaran Idul Fitri tidak bisa berlebaran bersama, padahal hanya setahun sekali kita merayakan.

Suatu waktu ada kabar dari anakku tercinta Aulia Putri Siregar 16 tahun Putri satu-satunya, bahwa mama atau Istriku tercinta masuk rumah sakit di Pekanbaru, sontak mendegar kabar itu, saya berpikir harus pulang melihat keadaan istriku saya juga meminta izin ke Perusahaan tempatku bekerja untuk bisa pulang melihat keadaan Istriku setelah sampai di rumah sakit saya masih bisa komunikasi biarpun hanya suara yang sangat pelan membisikkan ke telinga dengan kata kata meminta maaf disitu mulai air mataku bercucuran dan dia pandang anak kami satu satunya dengan meneteskan air mata.

Tepat pada hari Kamis tanggal 24 Desember 2020 pada jam 03.00 WIB Istriku pergi selamanya saya, Anakku dan keluarga istriku semua menangis atas kepergian istriku tercinta.

Saya mulai menyesal betapa saya menyia nyiakan waktu yang ada, baru saya tersedar dan berurai air mata, betapa kita kehilangan mereka, betapa terasa kehilangan itu membuat hancur jiwa dan mendatangkan penyesalan yang tak terobati seumur hidup saya. Ternyata itulah lagu yang diciptakan H.Rhoma Irama yang berjudul "KEHILANGAN"

Begitu curhatan Yahya Siregar Manager Batam Pos perwakilan Tanjungpinang yang sudah 24 tahun mengabdi. Saya atau kamu dengan sangat menyesal karna kami berjauhan selama ini." Selamat Jalan Istriku semoga ditempatkan di surganya".Aamin. (Red)