× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tual Kapolres Malra, Hotel Anugra Diperketat Selain Tim Medis dan APD yang Lain Dilarang Masuk

Kapolres Malra, Hotel Anugra Diperketat Selain Tim Medis dan APD yang Lain Dilarang Masuk

359
SHARE
Kapolres Malra, Hotel Anugra Diperketat Selain Tim Medis dan APD yang Lain Dilarang Masuk

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattiwael.

TUAL, sidaknews.com - Setelah Ditetapkannya Hotel Anugrah oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Tual sebagai tempat Isolasi dan Rumah Sakit sementara 6 Juni 2020.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattiwael yang dihubungi melalui By Phone 8 Juli 2020 terkait pengamanan Hotel Anugra untuk dijadikan tempat Isolasi para pasien positif.

Alfaris mengatakan demi Keselamatan Kita bersama-bama maka arus lalulintas kami alikan sementar dan Jalur kiri dan kanan, depan Hotel Anugra pun ditutup sementara, selain TNI, Polri dan Tim Medis Warga dilarang melintas.

Selain Jalur Kiri dan Kanan TNI dan Polri pun melakukan pengamanan disetiap pintu masuk Hotel Anugra,
Virus Corona penyebab Covid 19 sangat mudah menular.

Oleh Karna itu hanya yang diperbolehkan masuk ke lokasi Isolasi Pasien Positif Corona hanya Petugas Medis dan penggunaan alat pelindung diri (APD), TuturAlfaris.

Setelah ditetapkan hotel Anugra oleh tim Gustu Covid 19 untuk dijadikan sementara lokasi Isolasi para Pasien Positif Corona.

Warga BTN yang berdekatan dengan lokasi Hotel Anugra langsung melakukan pemalangan dalam bentuk mendukung Tim Gustu dalam penaganan pasien.

Bahrun warga BTN Koperasi saat ditemui menyampaikan pemalangan oleh warga dengan pemasangan portal hal ini guna membatasi warga agar tidak mendekat ke lokasi isolasi tersebut.

Selaku warga, kata dia walaupun ada sebagian yang resah tapi ini lah keputusan yang diambil Pemerintah Kota Tual yang harus diikuti dan didukung, karena tentunya pemerintah telah mempertimbangkan dampak kepada warga sekitar.

melalui media kami juga mengetahui bahwa Hotel Anugrah hanya sementara mengingat ada renovasi ruang isolasi RSUD Maren," Jelasnya.

Jadi jangan dipikir pemalangan sebagai sikap penolakan oleh warga tetapi sebetulnya sebagai dukungan kepada pemerintah," Ungkapnya. (Aladin Sukma)

VIDEO