× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan, Dekan dan Dosen USU Turun ke Madina

Kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan, Dekan dan Dosen USU Turun ke Madina

175
SHARE
Kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan, Dekan dan Dosen USU Turun ke Madina

Saat wartawan mewawancari salah satu dekan USU di Rumah Dinas Bupati Madina

Mandailing Natal, Sidaknews.com - Dekan dan Dosen Universitas Sumatra Utara (USU), turun ke Mandailing Natal (Madina) untuk kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan, kedatangan Dekan Fakultas Pertanian dan Dosen USU ke Mandailing Natal merupakan kali keduanya, potensi yang dilirik Universitas kebanggaan masyarakat Sumut itu di Kabupaten Madina adalah Sektor Pertanian dan Desa Binaan yang saat ini mereka kembangkan adalah Desa Muara Saladi Kecamatan Ulupungkut.

Pada hari Rabu malam (5/8) Dekan Fakultas Pertanian USU, DR Hasanuddin, dirumah Dinas Bupati Madina Desa Parbangunan, Panyabungan, DR Hasanuddin mengatakan, ini adalah pengabdian ketiga mereka di Desa Muara Saladi Ulupungkut, pertama usai Banjir Bandang di Muara Saladi, ketika itu Fakultas Pertanian USU memberikan bantuan pemberdayaan masyarakat disana yaitu bibit kopi sebanyak 6.000, bantuan bibit kopi tersebut kata DR Hasanuddin karena potensi kopi di daerah Ulupungkut cukup baik dan membuka peluang menggerakkan ekonomi masyarakat.

Lalu tahun kedua, Fakultas Pertanian USU melanjutkan program pengabdian dengan membawa peralatan Pertanian Komoditi Kopi, seperti mesin pengupas biji kopi dan sebagainya.

"Dan saat ini tahun ketiga pengabdian kami, yang pertama dan kedua itu adalah pengabdian Fakultas Pertanian, tapi kunjungan pengabdian kami yang ketiga ini bukan lagi atas nama Fakultas Pertanian, tetapi kami sekarang sudah atas nama Universitas Sumatera Utara," ucapnya.

"Bersama kami saat ini ada 3 orang guru besar USU dan kami memasukkan Desa Muara Saladi di Kabupaten Madina sebagai Desa Binaan USU, ada 3 Leading Sektor yaitu Pertanian, Ekonomi, Kesehatan Masyarakat, dan Teknik, potensi itulah yang akan kami kembangkan kedepan, jadi selama tiga tahun ini kami akan terus memberdayakan masyarakat disana," kata DR Hasanuddin.

Pembantu Rektor USU, DR Ir Lahmuddin Lubis menambahkan, kedatangan mereka saat ini membawa beberapa program yang akan dikembangkan.

"Ada beberapa program yang akan kami kembangkan di Madina, pertama adalah pengembangan kebun kopi, termasuk pengolahan dan lainnya, dan kami melihat Bupati Madina juga sangat antusias dalam rencana pengembalian Kejayaan Kopi Mandailing,

"Kemudian Komoditi Sayur, selama ini tanah Mandailing amat dikenal sebagai penghasil sayur salah satu dari Hutagodang Ulupungkut adalah Kentang, dahulu Kentang Hutagodang sangat dikenal dan dicari orang, sekarang kita lihat sendiri kentang yang masuk ke daerah kita dari Berastagi, dengan dorongan Pak Bupati Madina Kentang dan Kol akan kita kembangkan lagi," ujar DR Ir Lahmuddin Lubis

Selain Kopi dan Sayuran, USU juga akan mengembangkan bidang Peternakan seperti Bebek Petelur, Kedatangan tim dari USU itu membawa tenaga ahli peternakan juga peralatan untuk teknologi peternakan, dan pihaknya juga sudah membawa semua peralatan yang diperlukan dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat itu.

"Termasuk di bidang peternakan, Bebek itu biasanya kalau bertelur hanya 15 butir, dalam sehari sebutir dan ia bertelur selama 15 hari, tapi kita sudah kembangkan melalui teknologi masa bertelurnya bertambah jadi 21 hari, artinya satu ekor bebek yang biasanya menghasilkan telur 15 butir menjadi 21 butir.  ada teknologinya termasuk Pakan Ternaknya, ini akan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat," terangnya.

DR Lahmuddin juga menyebut tim dari USU itu juga melirik Sektor Pariwisata Lokal yang akan dikembangkan di Kabupaten Madina, memberikan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat terkhusus kalangan pemuda agar lebih kreatif untuk mendukung program Pariwisata Lokal.

"Kami berencana di Ulupungkut akan membuat mini cafe, disana nanti kita buat tempat berdiskusi bagi warga bagaimana menata kelola potensi yang ada di daerah, kita bina mereka untuk jadi masyarakat kreatif," ujarnya.

"Dan terakhir adalah Tariyak Fairuz, kami tadi sudah mencoba alat yang diciptakan Bupati, dan ini akan kami bawa ke Rumah Sakit USU sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, jadi nanti setiap dokter dan perawat yang bertugas selesai melaksanakan tugas agar menggunakan alat ini, ini cukup membantu menjaga imunitas tubuh kita, tubuh kita bugar kembali," tambahnya.

DR Lahmuddin mengucapkan terima kasih atas dorongan dan motivasi dari Bupati Madina atas program yang dibawa USU untuk dikembangkan di Kabupaten Madina. Termasuk menyumbangkan alat penangkal Covid-19 yang diberi nama Tariyak Fairuz.

Sementara Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution menyambut baik atas program pengabdian masyarakat dari Universitas Sumatera Utara di Kabupaten Madina.

Program pengabdian ini kata Bupati akan menambah wawasan bagi masyarakat Madina dalam mengelola potensi daerah terutama di bidang pertanian dan ekonomi masyarakat.

"USU adalah universitas kebanggaan semua masyarakat Sumatera Utara. Kita berterima kasih karena Kabupaten Madina dipilih untuk mengimplementasikan program besar di Madina, ini akan membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kita," kata Bupati Dahlan Hasan.

Ke depan, Bupati Madina berharap program pengembangan sektor pertanian dan ekonomi yang dibawa USU tersebut bisa dikembangkan untuk semua wilayah Kecamatan di Kabupaten Madina sesuai potensi sumber daya alam di setiap wilayah Kecamatan. (Putra)

VIDEO