× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Kesucian Bunga Direnggut, Gegara Pria Ini Janjikan Sejumlah Uang dan Hp

Kesucian Bunga Direnggut, Gegara Pria Ini Janjikan Sejumlah Uang dan Hp

548
SHARE
Kesucian Bunga Direnggut, Gegara Pria Ini Janjikan Sejumlah Uang dan Hp

Tersangka Rahmad warga kampung baru Tanjungpinang saat ditangkap Polisi.

Tanjungpinang, sidaknews.com – Nasib tragis menimpa sebut saja Bunga (15), warga Tanjungpinang. Kesuciannya gadis itu direnggut paksa oleh lelaki yang baru dikenalnya, setelah terbuai akan janji manis seorang pria kenalannya di Face Book.

Janji manis yang diterima Bunga itu ternyata hanya akal bulus (R) (34), warga Tanjungpinang agar dia bisa menikmati kemolekan korban.

Awal januari 2020 (R) perkenalan di Fb itu mengaku seorang wanita dengan nama di FB ( FAFF) namun karena seringnya berkomunikasi dan menjadi akrab. Seminggu kemudian(R) baru mengakui kalau dirinya adalah seorang laki-laki dan mengajak Bunga ketemuan.

Lalu Pria tersebut menghubungi Bunga melalui Face Book (FB), kemudian menjanjikan kepada Bunga uang sebesar Rp. 2.000,000,- (dua juta) rupiah dan satu unit Hp untuk bisa melakukan persetubuhan dengan dirinya.

Pada suatu hari yang tidak di ingat lagi waktunya oleh Bunga. Melakukan pertemuan di Jalan SB langsung dibawa Pria tadi ke sebuah rumah kosong, disana aksi Pria tersebut di mulai dengan membuka seluruh baju Bunga hingga bugil (R) beraksi menggagahi tubuh Bunga sebanyak satu kali.

Tidak puas dengan itu saja Pria Tersebut pada tanggal 26 feb 2020 sekira 02.30 wib dini hari, kembali merayu Bunga dan menjemput disalah satu pinggir jalan, dengan aksi yang sama (R) membawa Bunga ke sebuah rumah kosong yang berbeda tempat dengan sebelumnya namun masih dengan alamat yang sama.

Setelah tiba di rumah kosong tersebut, Rahmad membawa Bunga kedalam kekamar mandi dan lalu menyuruh Bunga melepaskan pakaiannya hingga tampa busana, kemudian (R) dengan cara paksa menyetubuhi korban sebanyak satu kali.

Hingga pada akhirnya Bunga menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya, dan atas peristiwa yang terjadi, orang tua Bunga akhirnya membuat laporan Ke Polres Tanjungpinang guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas laporan orang tua korban pihak polisi tidak tinggal diam terus melakukan pencarian terhadap Pria yang dimaksud, namun belim juga berhasil,”Cukup lama juga (R) itu jadi buronan pihak polisi, macam belut dia waktu kami tangkap,” kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra saat dijumpai Sidaknews di ruang kerjanya (30/3).

Kronologis penangkapan pada hari sabtu tgl 28 Maret 2020 sekira pukul 22.00 wib, Unit PPA mendapat informasi dari orang tua Korban, bahwa (R) akan menjemput Bunga membawa pergi untuk disetubuhi lagi, mendapat informasi tersebut, Kanit PPA beserta anggota segera mendatangi rumah Bunga.

Kemudian dilakukan perencanaan penangkapan dengan cara menyuruh Bunga untuk menghubungi Tersangka (R) agar datang ke suatu tempat yang ditentukan, beberapa saat kemudian (R) datang degan mengendari sepeda motor miliknya, dan pada saat (R) menghampiri Bunga Unit PPA langsung melakukan penangkapan terhadap Rahmad yang saat itu sempat mengadakan perlawan, namun dapat diatasi, dan berhasil diborgol.

Barang bukti satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio dibawa Ke Polres Tanjungpinang guna untuk dilakukan proses hukum terhadap (R) dan barang bukti 1 (satu) helai Celana Panjang motif bunga, milik Bunga 1 (satu) helai baju kaos lengan pendek warna abu – abu, milik Bunga juga diamankan untuk barang bukti dipersidangan.

Atas perbuatan Rahmad yang melakukan tindakan persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 81 ayat (2) Undang – Undang Republik Indonesia No. 17 thn 2016 tentang perubahan kedua atas Undang – Undang RI No. 23 thn 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang – Undang perlindungan anak. Rahmad di ancam hukuman minimal 5 tahun penjara. (Dewi)

VIDEO