× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel Kolaborasi Antara Eksekutif dan Legislatif, Wagub Babel Tandatangani MoU TAPD RKUA PPAS

Kolaborasi Antara Eksekutif dan Legislatif, Wagub Babel Tandatangani MoU TAPD RKUA PPAS

128
SHARE
Kolaborasi Antara Eksekutif dan Legislatif, Wagub Babel Tandatangani MoU TAPD RKUA PPAS

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah, melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Anggaran DPRD Provinsi Kepulauan Babel dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah TAPD RKUA PPAS

Bangka Belitung, Sidaknews.com - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah, melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Anggaran DPRD Provinsi Kepulauan Babel dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Priotitas dan Plafon Anggaran Sementara (TAPD RKUA PPAS) Perubahan TA 2020, Senin (10/8/2020) bertempat di Ruang Banggar DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wagub Abdul Fatah dalam sambutannya menjelaskan Pemprov Babel telah melakukan beberapa kali perubahan anggaran, hal ini dilakukan karena Pemprov harus melakukan kebijakan Refocusing dan Realokasi Anggaran dan kegiatan, guna percepatan penanganan Covid-19.

Wagub Abdul Fatah juga mengucapkan terimakasih atas kerja sama Ketua, para Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel yang telah turut serta baik dalam pembahasan kebijakan Refocusing dan Realokasi maupun dalam pengawasan pelaksanaannya.

"Hari ini kita sudah dibubuhkan tanda tangan, kemudian selanjutnya tinggal melakukan kegiatan tersebut," ungkapnya.

Menurutnya, inilah bentuk sinergi dan kerja sama yang baik antara Eksekutif dan Legislatif dalam membangun daerah yang kita cintaim, Wagub Abdul Fatah berharap agar apa yang dilakukan ini bisa memberi kontribusi positif terhadap kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Babel, Didit Srigusjaya mengemukakan bahwa yang terpenting kegiatan bantuan tunai dari Pemprov Kepulauan Babel sudah disepakati dan akan dialokasikan sebesar Rp 300.000 per KK selama satu bulan dengan sistem dana dikirim langsung ke penerima. (FR)