× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda pendidikan Mahasiswa UNRI Laksanakan KUKERTA Balek Kampung di Desa Siloting Kota Padangsidimpuan

Mahasiswa UNRI Laksanakan KUKERTA Balek Kampung di Desa Siloting Kota Padangsidimpuan

203
SHARE
Mahasiswa UNRI Laksanakan KUKERTA Balek Kampung di Desa Siloting Kota Padangsidimpuan

Para Mahasiswa UNRI yang lagi Kukerta sedang melaksanakan aktifitas di Desa Siloting Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Selasa (8/9-20). Foto: Ist.

Padangsidimpuan, sidaknews.com - Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) memberikan dampak buruk sangat signifikan hampir diseluruh sektor kehidupan masyarakat, salah satunya terhadap Pendidikan.

Semenjak diumumkannya keberadaan Virus tersebut di Indonesia pada Maret 2020 lalu, kegiatan Proses Belajar Mengajar secara Tatap Muka Langsung mulai dibatasi, dengan alasan pencegahan penularan yang lebih luas.

Proses Belajar Mengajar (PBM) disekolah yang tentunya membuat keramaian, kini dialihkan kedalam metode Belajar Mengajar Dalam Jaringan (Daring), sehingga, setiap siswa dapat belajar melalui gawainya masing-masing tanpa harus perlu datang ke sekolah. Hal ini juga dilakukan sejalan dengan berkembangnya Teknologi Ponsel Pintar di masyarakat.

Demikian dipaparkan Ketua Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) Arsad Alansyah kepada media ini di lokasi Kukerta UNRI, Desa Siloting Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (8/9-20) lalu

Dikatakan Arsad lagi, bahwa Tim Kukerta UNRI juga harus menyesuaikan pelaksanaan pengabdian masyarakatnya berdasarkan kondisi pandemi yang melanda. Sehingga UNRI membuat pelaksanaan Kukerta yang dapat dilaksanakan diseluruh penjuru tanah air atau berdasarkan Domisili Mahasiswanya.

"Kukerta tersebut dinamai dengan Kukerta 'Balek Kampung' yang kalau Bahasa Daerah Tapanuli Selatan maupun Padangsidimpuan 'Marsipature Hutanabe'. Dan hal ini dimanfaatkan oleh Mahasiswa UNRI yang berasal dan berdomisili di Kota Padangsidimpuan untuk melaksanakan Pengabdian Masyarakat di daerahnya ini," unglapnya.

Lanjut Arsad, sebanyak 10 Mahasiswa UNRI berasal dari Kota Padangsidimpuan memutuskan untuk melaksanakan Kukerta di Desa Siloting Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dengan mengambil tema 'Optimalisasi Pendidikan Dimasa Pandemic Covid-19'.

"Para Mahasiswa UNRI turut membantu PBM siswa yang tidak memiliki fasilitas penunjang seperti Ponsel Pintar untuk tetap dapat belajar meski dari rumah masing-masing. Kegiatan ini juga terfokus pada anak-anak yang belum dapat Membaca dan Berhitung disebabkan kendala peniadaan PBM secara tatap muka disekolah," jelas Arsad.

Ditambahkan Arsad, para Mahasiswa Kukerta dalam menerapkan PBM dengan mengumpulkan anak-anak dengan jumlah yang tidak banyak untuk menghindari keramaian, juga dengan mendatangi rumah-rumah yang sebelumnya telah didata oleh mereka dan tetap dengan mengikuti Protokol Kesehatan, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Siloting Sholat Harahap yang disambangi media ini di Kantor Kepala Desa setempat, Selasa (8/9-20) mengatakan bahwa kegiatan Kukerta UNRI ini disambut hangat oleh seluruh masyarakat Desa Siloting.

"Keberadaan Kukerta Mahasiswa UNRI imi telah menunjukkan perlunya aktualisasai pengajaran untuk menunjang Pendidikan bagi pelajar khususnya bagi anak yang belum bisa Membaca dan menulis. Para orangtua anak juga setuju dengan program tersebut, menimbang para orangtua yang tidak bisa turun tangan langsung mengajari anak-anak mereka dikarenakan sibuk dengan pekerjaan sehari-hari," tukas Sholat.

Kades juga menerangkan bahwa kegiatan Kukerta Mahasiswa UNRI ini tidak terbatas pada program Optimalisasi Pendidikan saja. Mereka juga turut mengedakasi masyarakat mengenai bahaya Covid-19 dan Sosialisasi Penerapan New Normal Life yang dicanangkan Pemerintah.

"Para Mahaiswa juga mendorong masyarakat untuk memproduksi Tanaman Pangan dilingkungan atau dihalaman rumahnya dengan turun secara langsung dan membuat Video Tutorial yang dapat diakses dengan mudah melalui Platform Youtube. Dan Ini dilaksanakan guna memenuhi Ketahanan Pangan masyarakat dimasa pandemi seperti ini," jelasnya.

Lanjut Sholat, tidak hanya sampai disitu, Kukerta Mahasiswa juga aktif membantu dalam proses jalannya Pemerintahan Desa Siloting. Misalnya seperti penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat.

"Para Mahasiwa juga turut bergabung dengan Organisasi Kepemudaan atai dalam Bahasa Daerah Tapsel yakni Persatuan Naposo-Nauli Bulung (NNB), dan bertukar ilmu agar para Pemuda dapat turut aktif dengan Pemerintah Desa dalam kemajuan Daerah serta turut menjalankan tugas pengawasan terhadap Pemerintahan Desa," ungkapnya mengakhiri. (*/Sabar)

VIDEO