× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Melayu Raya Bintim Desak Pemda Pikirkan Solusi Tambang Pasir

Melayu Raya Bintim Desak Pemda Pikirkan Solusi Tambang Pasir

463
SHARE
Melayu Raya Bintim Desak Pemda Pikirkan Solusi Tambang Pasir

Melayu Raya Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Afrifda Nugraha.

Bintan, sidaknews.com - Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD diminta agar turun ke lokasi tambang pasir dengan tujuan bisa memberikan solusi terhadap pengusaha, buruh atau kuli pasir yang sudah lama tidak bisa beraktivitas akibat penutupan tambang pasir, Minggu (06/09/2020).

Hal itu disampaikan Ketua Melayu Raya Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Afrifda Nugraha saat berada di lokasi galian pasir yang ditutup. Dia berharap ada solusi agar Pemda punya kebijakan dan bisa memilah galian pasir seperti apa yang harus diberhentikan dan galian pasir seperti apa yang bisa diberikan rekomendasi untuk dikeruk.

Ada berbagai jenis galian pasir, Galian yang dibilang manual dan ada galian menggunakan alat berat seperti eskavator. Biasanya galian yang bersifat manual dan jenis pasirnya hanya pasir bangunan untuk kebutuhan masyarakat lokal sebagai bahan baku bangunan.

Afrifda merasa setelah semua galian pasir ditutup berdampak pada pengangguran dan persoalan ekonomi menjadi masalah utama begitu berpengaruh secara langsung.

" Mengenai isu dan perbincangan keluhan hangat beberapa lama ini dengan maraknya tambang pasir ilegal juga peneratiban Tambang pasir. Saya melihat dari sisi kebutuhan pembangunan di wilayah Tanjungpinang dan Bintan khususnya. Tentunya, Sangat apresiasi atas kinerja Kepolisian dan Instansi terkait dalam penertiban yang dimaksud, " Ujarnya mulai menjelaskan duduk permasalahannya.

Lanjutnya, Terlepas selain itu, Faktor kebutuhan pembangunan di daerah menjadi hal terpenting
mengingat pasir adalah salah satu termasuk bahan utama.

" Saya berharap Pemkab Bintan bisa memberikan solusi tentang bagaimana kita bisa membangun daerah, Jika salah satu bahan pokoknya menghilang. Terlebih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Kepri juga memberikan solusi yang sama lalu menetapkan zona yang dianggap legal, " Tambahnya lagi ketika duduk dengan awak media. (Alek)

VIDEO