× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Merasa Ditipu, Pengusaha Ini Laporkan 2 Mantan Kadis dan Satu PNS ke Polda Sumsel

Merasa Ditipu, Pengusaha Ini Laporkan 2 Mantan Kadis dan Satu PNS ke Polda Sumsel

7389
SHARE
Merasa Ditipu, Pengusaha Ini Laporkan 2 Mantan Kadis dan Satu PNS ke Polda Sumsel

Pengusaha Alek Nopen didampingi kuasa hukumnya, Daulay Sihite saat melaporkan 3 ASN Kabupaten pali di Polda Sumsel.

Palembang, sidaknews.com - Dua orang mantan Kadis dan satu orang PNS di Kabupaten Pali dilaporkan pengusaha ke Polda Sumsel, tiga orang yang dilaporkan terdiri dari Etty Munarti mantan Kadis Bina Marga, Ari Darmawan mantan Kadis Perkim serta Nurudin seorang pegawai orang kepercayaan Bupati Pali Heri Amalundo.

Pelapor Alek Nopen yang diwakili pengacaranya usai melapor di SPK Polda Sumatera Selatan, Jum'at (24/07).

"Kuasa Hukum Pelapor Daulay Sihite mengatakan, korban merasa ditipu dan dijanjikan ada kerjaan proyek, tapi hingga kini tidak ada realisasi, Alek Nopen diminta uang oleh tiga terlapor di janjikan ada proyek pengerjaan sekolah di Tanah Abang Kabupaten Pali 2017 sebesar Rp850 juta pada tahun 2018 lalu."Sebutnya.

Sebelumnya 2017 korban telah memberikan uang 1,2 M kepada tiga tersangka dengan alasan akan di berikan proyek di Kabupaten Pali namun tidak ada Realisasinya. Korban memberikan uang secara tunai kepada tiga orang tersebut ada di Hotel Clasik Jl. Rajawali Palembang, di kantin belakang kantor gubernur bahkan di SPBU semuanya di Palembang," lanjut Daulay Sihite.

Pengakuan Etty Munarti, Ari Darmawan dan Nurudin uang yang dia terima dari Alek Nopen diberikan terlapor ke Bupati Pali Heri Amalindo, lebih lanjut Daulay mengatakan, ini kasus penipuan mereka menjanjikan ada kerjaan tapi sampai sekarang tak ada uangnya, sehingga uang klienya juga tidak di kembalikan.

"Daulay Sihite juga mengatakan, Etty Munarti sudah pensiun dari ASN sedangkan Ari Darmawan dan Nurudin sudah pindah ke Pemprov namun tidak tau di Dinas mana."Jelasnya.

Ini murni diduga penipuan makanya kita laporkan ke Polda biar proses hukum berjalan dan pihak yang terkait di proses sesuai aturan.

Saat dihubungi Media ini Ari Darmawan tidak menjawab WA tidak di balas sedangkan Nurudin Hp nya tidak aktif. (Iskandar Mirza)

VIDEO