× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Merasa Pembagian Sembako Tidak Merata, Emak-emak di Sidimpuan Kembali Berunjuk Rasa di Kantor Walikota

Merasa Pembagian Sembako Tidak Merata, Emak-emak di Sidimpuan Kembali Berunjuk Rasa di Kantor Walikota

1269
SHARE
Merasa Pembagian Sembako Tidak Merata, Emak-emak di Sidimpuan Kembali Berunjuk Rasa di Kantor Walikota

Warga kembali mendatangi kantor Walikota Padangsidimpuan terkait pembagian sembako yang tidak merata, Jumat (24/4)

Sidimpuan, sidaknews.com - Aksi Emak-emak kembali mendatangi kantor Walikota padangsidimpuan untuk melakukan aksi protes masalah pembagian sembako yang tidak tepat sasaran.

Puluhan pengunjuk rasa yang didominasi ibu-ibu itu yang didampingi Aktivis datang dari Kelurahan WEK 3, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (24/4/2020)

Mereka datang ke kantor Walikota dengan berjalan kaki. Sambil memegang poster yang bertuliskan, kembalikan hak masyarakat, kembalikan hak kami. Selanjutnya, warga juga menuliskan, Ekonomi untuk masyarakat, bukan untuk pejabat kelurahan. Selain itu, di poster juga dituliskan kalimat, jangan korupsikan isi perut kami.

Kedatangan mereka guna menuntut keadilan kepada kader Partai Golongan Karya itu, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Padangsidimpuan. Sebab, mereka tidak mendapatkan pembagian paket sembako yang sudah di salurkan Pemko Padangsidimpuan.

Menurut masyarakat, penyaluran paket sembako tidak merata, dan terbukti masih banyak masyarakat miskin yang tidak mendapat, karena sesuai fakta di lapangan bahwa pembagian itu diberikan kepada masyarakat yang mampu, tidak kepada masyarakat yang betul betul hidup dibawah garis kemiskinan.

"Yang kaya mendapat, si miskin tidak kebagian,"ujar mereka di depan kantor Wali Kota. Masyarakat menilai, jatah paket bantuan itu disalurkan kepada masyarakat yang dianggap dekat dengan petugas yang membagian paket bantuan. Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi menyuruh agar para ibu-ibu tersebut mendatangi kepala lingkungan.

Namun, saran tersebut tidak berterima, karena mereka sudah krisis kepercayaan. Akhirnya, Walikota Padangsidimpuan meninggalkan para pendemo. Sebelumnya, Wakil Walikota, Arwin Siregar yang menemui warga juga ditolak, karena masyarakat hanya ingin bertemu dengan Wali Kota Padangsidimpuan.

Setelah mendengarkan penjelasan dari orang nomor satu di kota Padangsidimpuan, warga tidak mendapat jawaban yang jelas, mereka akan berjanji akan datang kembali dengan Jumlah massa yang lebih besar. 

Pantauan Wartawan tampak sejumlah Petugas dari Polres Padangsidimpuan melakukan pengamanan yang di pimpin Kabagops Polres Padangsidimpuan, Kompol Aswat Tarigan SE. (SMS)

VIDEO