× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Meski Ditengah Pandemi Covid-19, Usaha Ketan Ayam Putih Pungguk Semakin Meningkat

Meski Ditengah Pandemi Covid-19, Usaha Ketan Ayam Putih Pungguk Semakin Meningkat

263
SHARE
Meski Ditengah Pandemi Covid-19, Usaha Ketan Ayam Putih Pungguk Semakin Meningkat

Ketan Ayam Putih Pungguk.

Rohil, sidaknews.com - Banyak pelaku usaha menengah, kecil dan mikro nyaris bangkrut akibat melemahnya daya beli masyarakat akibat dampak dari wabah Corona atau covid 19. Namun ada juga usaha menengah kecil dan mikro mampu bertahan, bahkan menunjukan meningkatnya produksi dan konsumen.

Contohnya usaha khusus Industri Rumah Tangga (IRT) yang membuat Dodol Ketan Ayam Putih Pungguk di daerah Kenghuluan Batu Hampar Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir Riau.

Pada tengah hari dibawah panasnya matahari, berkunjung ke rumah Dodol Ketan Ayam Putih Pungguk di jalan Syekh Zainuddin. Dirumah yang bercat Hijau di RT 003/RW 002 itu pengunjung berjumpa dengan pemilik usaha dodol Ketan Ayam Putih Pungguk, Rahmad Pantun.

Ketan Ayam Putih Pungguk

Rahmad yang sudah mengetahui maksud kedatangan pengunjung langsung mengajak masuk, menunju dapur dibelakang rumah. Disamping belakang rumah di bahwa rimbunan pohon kelapa dan pepohonan lainnya terlihat tiga orang tengah memasak dodol mengunakan wajan kuali besar di atas tungku perapian.

Mereka adalah Farida, Wani dan dibantu Nadi. Bersama dua orang pemuda daerah Batu Hampar. Farida Wani adalah ibu dari Rahmad Pantun, yang merakit dodol ketan ayam putih Pungguk.

Dengan proses pembuatan dodol di pagi hari dengan memarut dan mempersiapkan santan kelapa kental.
Sementara itu wajan kuali dan tungku perapian disiapkan setelah santan kental sudah siap di tungku perapian dari kayu dinyalakan.

Perlahan-lahan Farida menuangkan santan kental kedalam wajan kuwali, disusul dengan tepung beras ketan dan gula pasir sambil terus diaduk aduk tanpa jeda, dengan mengunakan api besar sampai adonan menyatu, dan mengental.

Setelah adonan dodol mengental seterusnya dimasak dengan mengunakan api kecil dan bara api sampai kehitaman dan berminyak setelah dirasa cukup matang dodol dipindahkan ke panci lalu didinginkan

"Sekali masak adonan bisa sampai 20 kg tergantung pesanan juga dan proses pembuatan dodol bisa berlangsung 6 hingga 8 jam diaduk aduk sampai menghitam tanpa terasa pahit, "kata Rahmad.

Setelah dingin dodol dikemas dalam kemasan plastik mika 1 kg dan 0.5 kg serta kemasan dari Sumpil. Yang terbuat dari anyaman daun pandan sumpik dari anyaman daun pandan, itu unik menjadi ciri khas dodol ketan ayam putih pingguk.

Dodol yang sudah dikemas itu menurut Rahmad dapat bertahan maksimal satu bulan sedangkan dodol yang dibungkus sumpik anyaman daun pandan bisa lebih lama lagi bahkan lebih dari satu bulan.

"Dodol yang dibungkus dengan sumpik anyaman daun pandan dengan berat 1kg harganya Rp80.000, sedangkan harga 1 kg dodol yang dibungkus plastik mika harganya Rp70. 000, ada ukuran setengah kilo dengan harga Rp35.000," jelas Rahmad.

Usaha dodol ketan ayam putih pungguk menurut Rahmad sudah dirintis sejak tahun 2017 lalu hingga tahun 2020 ini. Usaha dodol ketan ini sudah mengantongi surat ijin PI-RT, dari Diskop dan UKM Pemkab Rohil bahkan berabel halal dari MUI.

Pemasaran dodol ketan ayam putih Pungguk tambah Rahmad, selain secara konfensional juga dilakukan melalui media sosial, face book dan instagram.

Awal usaha dodol ini paling banter satu kali masak satu bulan, bahkan terkandang tak ada pemesan, dan saat pesanan hanya pada hari raya atau hari besar saja.

Tapi sekarang ini, Alhamdulillah meski sedang wabah dalam Covid-19, pesanan kian meningkat, sekarang sudah bisa masak dodol enam kali dalam sebulan, dan pesanan juga meningkat saat lebaran serta haribesar," ucap Syukur Rahmad.

Dodol itu biasa dijadikan oleh-oleh yang biasa di pesan atau di beli oleh para pejabat. Seperti anggota DPD-RI HJ Instiawati Ayus, Danrem 031/WB Riau Brigjen M.Syeck Ismed, anggota DPRD Riau HJ Karmila Sari bahkan pengusaha, juga mantan anggota DPRD Riau Siswaja Muljadi.

"Dodol ini selain legit dan manis juga tahan lama. Usaha Dodol Ketan Ayam Putih Pungguk ini adalah usaha keluarga, yang melibatkan Istri, ponakan dan ibu. Sedangkan saya ikut memasarkan dodol ayam putih pungguk ke para konsumen,"tandas Rahmad.  (Panca Setepu)

VIDEO