× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Oknum Ajudan Bupati Pali Dilaporkan Ke Propam Polda Sumsel, Aniaya IRT dan Todongkan Senjata Api

Oknum Ajudan Bupati Pali Dilaporkan Ke Propam Polda Sumsel, Aniaya IRT dan Todongkan Senjata Api

2889
SHARE
Oknum Ajudan Bupati Pali Dilaporkan Ke Propam Polda Sumsel, Aniaya IRT dan Todongkan Senjata Api

Korban kekerasn oknum mantan ajudan bupati pali.

Pali, sidaknews.com - Aksi perbuatan Tindak kriminal  yang di lakukan Seorang oknum Ajudan Bupati Pali yang bernama Bripka Andres , Diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Ibu rumah tangga  Berinisial  RN (40) Warga Dusun I paltiga Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali. Sumatera Selatan, pada Jum'at malam 03 Juli 2020 Beberapa Minggu yang lalu.

Selain menganiaya korban RN (40)  oknum pelaku tersebut juga menodongkan senjata Api kepada anak korban yang masih duduk di kelas 3 SMP sebut saja Buyung (15) yang bukan nama sebenarnya dan juga suami korban berinisial HRS (50)

Pelaku yang diketahui bertugas sebagai ajudan (Walpri)  tersebut, tercatat sebagai anggota Polri aktif dari Satuan Brimob Kompi C di Kabupaten Pali.

Atas ulah oknum tersebut yang bersikap arogan, bersewenang - wenang menampar muka korban serta menodongkan pistol kepada suami dan anaknya. Korban RN  bersama Empat korban lainnya melaporkan kejadian tersebut ke propam Polda Sumsel, pada Rabu 15 Juli 2020 sekira pukul 19:30 wib.

Saat dimintai keterangan oleh salah satu awak media pada hari kamis (16/07/2020) usai melaporkan kejadian tersebut RN yang didampingi korban lainya menceritakan, "Kejadian bermula karena ada salah paham peribadi, sehingga pada tanggal 3 -7-2020 malam, saat itu tiba - tiba oknum tersebut mendatangi rumah mereka dengan nada kasar sambil marah - marah dan menampar muka saya yang disaksikan warga serta menodongkan pistol kepada suami dan anak saya," ungkap RN, Kamis (16/07/2020).

Melihat Ibu nya di tampar RE anak korban berlari menghampiri ibu nya namun pelaku menodongkan Pistol kepada RE dan  juga kepada suami Korban HRS Yang saat itu baru datang. 

HRS suami dari RN menambahkan, pada saat kejadian dirinya baru datang dan kaget melihat kondisi rumahnya ramai dikerumuni warga. Tak lama oknum tersebut langsung marah - marah dan menodongkan pistol.

"Saya baru pulang, tiba - tiba kaget rumah ramai banyak warga berkumpul, tak berapa lama oknum tersebut langsung marah - marah dengan nada kasar sambil menodongkan pistol ke saya," Kata HRS.

"Sebelum nya pada malam kejadian Tanggal 03 Juli 2020 Saya beserta istri saya telah lebih dulu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang ubi, dari Polsek kami mendapatkan surat pengantar untuk melakukan  visum Di RSUD pali, Ujar HRS.

"Setelah dari Polsek Kami disuruh ke Polres namun dari Polres kami hanya di sarankan untuk melaporkan ke Satuannya, "Ungkap HRS.

Karena merasa tertekan dan terancam atas perbuatan Bripka Andres yang arogan, maka RN dan keluarganya jauh - jauh datang dari Pali ke Propam Polda Sumsel untuk melaporkan kejadian yang menimpa keluarganya guna mendapatkan keadilan.

"Kami telah resmi melaporkan yang bersangkutan ke Propam Polda Sumsel dan berharap laporan kami dapat diusut serta diberikan sanksi tegas", harap HRS.

HRS menambahkan, korban dari sikap arogan oknum tersebut, bukan hanya menimpa pada dirinya sendiri, melainkan berikut istri, anak, mertua serta adiknya juga tak luput mengalami tindakan arogan dari pelaku sehingga kami mengalami rasa ketakutan dan trauma.

Laporan tersebut Diterima oleh Bid Propam Polda Sumsel dengan Nomor Laporan STTLP/86/YAN/VII/2020/YANDUAN,

Dalam Laporan polisi tersebut Bripka Andres diduga telah melanggar Pasal 7 Ayat I huruf (b) PPRI Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri atau Pasal 15 huruf (e) Perkap kapolri Noor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Kepolisian.

Kassubag YANDUAN Bid Propam Polda sumsel Kompol Median Utama S.ik Mengatakan Pihak nya berjanji akan memproses atas pelaporan tersebut.

"Kami akan Segera Memproses laporan Ini dan akan menindak tegas atas pelanggaran ini dan kami akan memproses nya secara profesional ,'' Terang Kompol Median.

"Pihak korban juga Bisa datang jika ingin mengetahui perkembangan kasus ini dengan membawa surat laporan polisi, tutup Kompol median Utama" Kasubag YADUAN Bid Propam Polda Sumsel. (Yan/Tim)