× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Oknum Ketua RT Diduga Otak Pelaku Pencurian di Pasar 16 Ilir Palembang Ditangkap

Oknum Ketua RT Diduga Otak Pelaku Pencurian di Pasar 16 Ilir Palembang Ditangkap

4676
SHARE
Oknum Ketua RT Diduga Otak Pelaku Pencurian di Pasar 16 Ilir Palembang Ditangkap

Oknum Ketua RT bersama temannya saat diamankan polisi.

Palembang, sidaknews.com - Polsek Ilir Timur l Palembang tangkap Ketua RT yang diduga sebagai aktor intelektual pencurian di wilayah tugasnya.

Kiagus Ahmad Anshori (35) warga Jl. Pasar 16 Ilir lorong Tengah no 353 RT 03 RW 01 kelurahan 16 Ilir kecamatan Ilir Timur l Palembang hanya diam dan menunduk saat di keluarkan serta di tampilkan polisi dari dalam sel tahanan.

Waka Polsek Ilir Timur l AKP. WD. Bernand. SiK., mengatakan tersangka merupakan ketua RT di pasar paling terkenal di Sumsel di tangkap karena mencuri bersama 5 temannya. saat rilis Selasa (15/09) 

"Adapun modus komplotan pencuri beraksi saat malam hari ketika pasar tutup dengan mematikan sekring listrik dan menutup CCTV serta menggunakan kunci palsu untuk membuka toko. "terang Bernand.

Sebelum mencuri tersangka Anshori cs terlebih dahulu mempelajari situasi toko dan keadaan saat sepi dam toko tutup mereka beraksi.

Setiap beraksi ketua RT bersama anakn buahnya sudah membagi tugas ada yang memesan kunci dan membuka gempok toko, ada yang mematikan listrik, menutupi CCTV serta membawa dan menjual hasil curian.

Kelima orang anak buah Anshori yang tertangkap Uki, lin Gembel, Ahmad Rizki serta Aris dan satu dpo.

Tersangka mengaku sudah 5 tahun jabat ketua RT di pasar 16 llir dan baru dua kali melakukan pencurian di wilayah kerjanya bersama 5 anak buahnya.

"Aku sudah 5 tahun jadi ketua RT disitu baru dua kali maling di pasar itu dengan kawan biasanya malam waktu toko tutup,"Ucap Anshori.

Waka polsek Ilir Timur l AKP. WD. Bernand. Sik mengatakan, Tersangka sudah sering memcuri toko di pasar 16 llir sudah di rencanakan dengan kaki tangannya, mereka telah berbagi tugas. Besar kemungkinan sudah sering beraksi mencuri mulai dari beras, pupuk, termasuk bahan pertanian di curi tersangka ujar waka polsek.

Terakhir komplotan maling ini beraksi minggu (26/07) sekitar jam 02.45 Wibmembongkar toko pupuk pertanian dengan korban Rodiah warga Cempaka Dalam kelurahan 26 llir Palembang.

"Akibat pencurian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupian hasil curian di di jual di seputaran Kenten," lanjut Bernard.

Selain menangkap pelaku polisi juga ikut mengamankan barang bukti 1 hp, 1 plasdisc serta bahan bumbu hasil curian.

Atas perbuatannya ketua RT dan anak buahnya di jerat dengan pasal 363 khup dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (Iskandar Mirza)

VIDEO