× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Orangtua Bocah Histeris, Dua Anaknya Terjebur di Sumur Tua Perkebunan Sawit

Orangtua Bocah Histeris, Dua Anaknya Terjebur di Sumur Tua Perkebunan Sawit

SHARE
Orangtua Bocah Histeris, Dua Anaknya Terjebur di Sumur Tua Perkebunan Sawit

Seorang Warga menujukan Pakaian ketiga korban yang tenggelam di lokasi perkebunan kelapa sawit milik jamin.

Labuhanbatu, sidaknews.com - Sungguh Sedih yang di alami pasangan Suami istri ini (40) warga Dusun simpang tiga, kecamatan Pangkatan, kabupaten labuhanbatu, melihat anaknya sudah tak bernyawa lagi di temukan oleh warga tenggelam di dalam Sumur tua di area perladangan kelapa sawit milik jamin yang masih warga sekitar berjarak 1 kilo meter dari kediamannya.

Sehingga tak kuasa menahan tangisnya melihat kedua anaknya Epriyonas Rumahorbo (10) dan Mikhael Saputra Rumahorbo (7) ditemukan telah terbujur kaku dalam keadaan tewas. Sabtu (25/1/2020).

"Korban ada 3 orang. Ketiganya ditemukan warga sekira pukul 16.00 WIB di dalam sumur perladangan milik warga setempat yang berjarak 1 kilometer dari rumah korban dalam keadaan tewas di dalam sumur,"kata Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indarto SE, MH menjawab wartawan via selular terkait gegernya ditemukan 3 bocah tewas di Pangkatan.

Krisnat menyebutkan, Infomasi yang dihimpun dari warga setempat Tombang Sinaga dan Binsar Batubara, sehari sebelumnya, Jum'at (24/01) sekira pukul 19.30 WIB kedua orang tua korban memberitahukan kepada warga dusun itu bahwasannya kedua anaknya hilang tidak pulang ke rumah dan tidak ditemukan keberadaannya. Orang tua korban pun meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.

Keesok harinya, tambah Krisnat, sekira pukul 16.00 WIB, kedua warga yang menjadi saksi itu (Tombang Sinaga dam Binsar Batubara) menemukan pakaian korban serta goni berwarna putih dan plastik asoy yang berisikan berondolan sawit di lahan kebun sawit milik Jamin yang berjarak 10 meter dari sumur tempat korban ditemukan.

Dengan ditemukan pakaian para korban, masih kata Krisnat, Tombang Sinaga dan Binsar Batubara langsung dibantu warga lainnya masuk ke dalam sumur tersebut dan menemukan ketiga bocah itu tenggelam di dalamnya.

Ditanya, apakah dari awal orang tua korban tidak memgetahui anaknya pergi dari rumah, Krisnat mengatakan saat itu orang tua korban sedang pergi menghadiri acara pesta, sehingga tidak mengetahui kepergian anaknya dari rumah.

"Kapolsek Bilah Hilir AKP. Krisnat Indarto SE, MH berada di lokasi ditemukannya ketiga bocah yang telah tewas di dalam sumur itu," ujarnya. (Dody)