× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Ormas DPC Projo Muara Enim Tampung Keluhan Pedagang Eks SMEA

Ormas DPC Projo Muara Enim Tampung Keluhan Pedagang Eks SMEA

SHARE
Ormas DPC Projo Muara Enim Tampung Keluhan Pedagang Eks SMEA

Ormas DPD Projo Muara Enim Tampung Keluhan Pedagang Eks SMEA.

Muara Enim, sidaknews.com - Pedagang eks SMEA pada hari kamis malam pukul 20.00 wib (23/02) beramai-ramai mendatangi Sekretariat Projo Muara Enim yang terletak di JL. Inspektur Slamet Kelurahan Pasar II Muara Enim, kehadiran mereka langsung di terima Ketua DPD Projo Muara Enim Deny Eka Chandra, Jum'at (14/02/2020). 

Dalam kesempatan tersebut perwakilan pedagang pasar Firman bahwa, mereka menyampaikan aspirasi atas keberatan surat dari UPTO Pasar Muara Enim Nomor 511.2/22/UPTO psr ME/II/2020 perihal larangan bagi seluruh pedagang untuk tidak berjualan di areal parkir pasar Muara Enim, tanggal 12 Februari 2020. 

Firmansyah salah satu pedagang eks SMEA menjelaskan memang sebelumnya sudah ada surat dari UPTO Muara Enim No. 511.2/17/UPTO psr ME/II/2020 perihal sosialisasi bagi pedagang gedung D Eks SMEA Pasar Muara Enim tanggal 06 Februari 2020 namun sosialisasi tersebut tidak dilakukan secara terbuka karena para pedagang dipanggil secara perorangan, dan pada tanggal 10 februari 2020 dilakukan sosialisasi kembali untuk seluruh pedagang pasar dengan nomor 511.2/17/UPTO Psr ME/II/2020, ungkapnya.

"Untuk itu lanjut Firman, kami mengharapkan agar kiranya kesepakatan awal antara pedagang eks SMEA dengan pihak UPTO Pasar Muara Enim pada tanggal 05 Februari 2020 yang dihadiri oleh kepala dan staff pasar Muara Enim, para pedagang dan disaksikan oleh pihak kepolisian, dapat kembali di berlakukan". 

Sementara itu Ketua Projo Kabupaten Muara Enim Deny Eka Chandra mengatakan, akan menyikapi permasalahan pedagang pasar Muara Enim ini, agar permasalahan tersebut mendapatkan solusinya sehingga tidak ada pihak manapun yang dirugikan, dan perputaran perekonomian di Kabupaten ini tetap berjalan dengan baik. 

"Kami mengharapkan kepada pihak pemerintah daerah dan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim untuk memediasi permasalahan ini agar tidak menimbulkan polemik bagi para pedagang pasar," harap Deny. (Agus v)