× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim, sumsel Pabrik Miras Palsu Merk Mansion House Berhasil Digrebek Bea Cukai Palembang

Pabrik Miras Palsu Merk Mansion House Berhasil Digrebek Bea Cukai Palembang

888
SHARE
Pabrik Miras Palsu Merk Mansion House Berhasil Digrebek Bea Cukai Palembang

Petugas Bea cukai Palembang berhasil mengamankan 1.100 botol miras oplosan tampah di lengkapi pita cukai, 1 mesin pengemas 5 untuk tutup botol, 5 drum masing-masing berusi 200 liter alkohol dan barang bukti lainnya.

Palembang, sidaknews.com - Pabrik miras palsu berhasil di bongkar Bea cukai Palembang. Pabrik minuman keras Merk Mansion yang berhasil di bongkar BC Palembang (16/11), lalu di salah satu kompek Perumahan Alam Indah Lestari kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir.

Dari kasus pengrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan 1.100 botol miras oplosan tampah di lengkapi pita cukai, 1 mesin pengemas 5 untuk tutup botol, 5 drum masing-masing berusi 200 liter alkohol dan barang bukti lainnya.

"Kepala kantor bea cukai wilayah timur sumatera Dwijo Muryono saat rilis Rabu (27/11) di kantor BC pelabuhan Boom Baru Palembang mengatakan, kasus miras palsu berkat imformasi dari masyarakat, dari hasil pengembangan lima orang di amankan, 2 jadi tersangka dan beberapa barang bukti di amankan diantaranya miras dalam drum botol dan tutupnya dll."Jelasnya.

Pengungkapan kasus ini bermula imformasi dari masyarakat akan ada pengiriman tutup botol miras dari Jakarta menuju Palembang menggunakan bis, selanjutnya petugas memantau di loket bis, selanjutnya saat-saat kendaraan yang mengambil tutup botol miras di loket bis dilakukan pemeriksaan oleh petugas bea cukai.

Dari hasil pemeriksaan di temukan dalam kendaraan berisi tutup botol jenis vodka merk Mension House.

Setelah itu petugas minta tunjukan pabrik miras yang berlokasi di Indralaya kabupaten Ogan Ilir dan menangkap lima orang terdiri dari AM pemilik pabrik JI koki dan tiga LC, S dan NS pekerja serta beberapa barang bukti.

Dari lima orang petugas Bea cukai menetapkan dua orang sebagai tersangka di kenakan pidana pasal 50 dan 54 undang undang nk 39 tahun 2007 tentang cukai dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda paling banyak 10 kali nilai cukai yang harus di bayar.

Dari kasus tersebut negara di rugikan sekitar 200 juta, selain itu jika miras itu beredar di masyarakat akan berbahaya. (lskandar Mirza)

 

 

 

 

VIDEO