× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel PDPM Basel Jalankan Program SIAP NGUPI di Kecamatan Lepar Pongok

PDPM Basel Jalankan Program SIAP NGUPI di Kecamatan Lepar Pongok

498
SHARE
PDPM Basel Jalankan Program SIAP NGUPI di Kecamatan Lepar Pongok

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bangka Selatan mengadakan program SIAP NGUPI (Ngobrol untuk perubahan negeri) bersama PCPM Lepar Pongok.

Toboali, sidaknews.com - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bangka Selatan mengadakan program SIAP NGUPI (Ngobrol untuk perubahan negeri) bersama PCPM Lepar Pongok, (9/11) Sabtu pagi.

Ketua PDPM Basel Ust.Syahrullah usai selesai mengisi Tausiyah keagamaan dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad Saw di masjid tanjung sangkar.

Turut dari dalam kegiatan tersebut Sabpri Aryanto sekertaris Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung.

Syahrullah ketua Pemuda Muhammadiyah Basel mengatakan program SIAP NGUPI (Ngobrol untuk perubahan negeri) insyaAllah menjadi kegiatan rutinitas PDPM Basel untuk mempererat tali silaturahmi antar kader dan kita juga akan menyasar para pemuda dan tokoh-tokoh Basel agar tetap merawat silahturahmi dan berdiskusi ringan tentang kemajuan Bangka Selatan kedepannya.

Program SIAP NGUPI ini bukan hanya sekadar ngupi saja tetapi merawat silahturahmi dan berdiskusi. Semoga kedepannya program ini akan kita laksanakan ke PCPM 8 Kabupaten kota Bangka Selatan.

Pemuda harus dapat menyerap informasi secara cermat dan cepat serta harus selalu krearif, mengaktualisasikan kembali nilai-nilai pancasila dalam setiap sendi kehidupan dalam membangun negeri ini khususnya Bangka Selatan. Maka dari itu kami mengagas program SIAP NGUPI untuk menyatukan pemuda untuk berpikir kearah yang lebih positif menuju kemajuan daerah. Imbuhnya

"Sementara Sabpri Aryanto sekjen pemuda Muhammadiyah Babel menyambut baik kegiatan ini karena melalui SIAP NGUPI kita dapat menyatukan gagasan untuk perubahan negeri. Gagasan program yang sangat luar biasa dilakukan oleh ketua dan pengurus Pemuda Muhammadiyah Basel, karena sebelum melakukan perubahan terhadap bangsa dan negara, pemuda harus terlebih dahulu mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, lebih kritis dan menghilangkan sikap pragmatisme serta memberikan solusi yang baik untuk kemajuan Daerah. "Tuturnya. (Fajri)