× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Pemda Nagekeo Sita dan Musnahkan 1.868 Barang Expired

Pemda Nagekeo Sita dan Musnahkan 1.868 Barang Expired

207
SHARE
Pemda Nagekeo Sita dan Musnahkan 1.868 Barang Expired

NAGEKEO, sidaknews.com - Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo, musnakan 1.868 barang Expired (kadaluarsa) yang disita dari 366 toko dan kios yang tersebar di Kabupaten Nagekeo, NTT pada, selasa (06/10/2020).

Wakil Bupati Marianus Waja SH secara resmi membuka Pemusnahan Barang Kadaluarsa Hasil Pengawasan dan Pemeriksaan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) Tahun 2020, yang bertempat di halaman Kantor Dinas Koperindag Kabupaten Nagekeo.

Kepala Dinas Koperindag dra. Djawaria K.M. Simporosa dalam laporannya menyampaikan, barang kadaluarsa sebelum dimusnahkan terlebih dahulu memisahkan cairan isi dari kemasan botol maupun plastik untuk menghindari sampah maupun pencemaran lingkungan.

Pada kesempatan itu juga Wakil Bupati Marianus sambutannya mengatakan, pemusnahan barang kadaluarsa merupakan aksi kemanusiaan yang mana pada hakikatnya jika dikomsumsi perlahan bisa membuat anak - anak idiot dan perlu diprogramkan adanya baliho yang bertuliskan" ANTI BARANG KADALUARSA" setiap toko dan kios wajib mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

"Ini adalah aksi kemanusiaan. Agar manusia sehat. Barang kadaluarsa berbahaya. Bisa membuat anak2 idiot kalau salah konsumsi dan setiap bulan, buat bener baliho, bertuliskan Anti Barang Kadaluarsa. Setiap Toko maupun Kios wajib mengikuti ketentuan ini." ungkap Wakil Bupati Marianus.

Lebih jauh Wakil Bupati Marianus menegaskan, menjual barang kadaluarsa sama dengan menipu pembeli, peran Pemerintah tidak terlepas dari masalah utama perdagangan yang mana saling membutuhkan agar tidak terjadi persoalan-persoalan terkait urusan dagang pada akhirnya Pemerintah habiskan banyak anggaran untuk penanganan hal tersebut.

"Menjual barang-barang kadaluarsa, sama dengan menipu. Penjual dan pembeli, saling membutuhkan Pemerintah jaga agar tidak terjadi masalah terutama dalam urusan perdagangan Kalau masalah, pemerintah habisakan banyak biaya untuk selesaikan masalah itu." tegasnya.

Himbauan Wakil Bupati Marianus mengingatkan, seluruh stack holder memberi informasi secara baik dan benar kepada masyarakat agar masyarakat mendapatkan barang yang sesuai tanggal penggunaannya dan bukan barang yang telah kadaluarsa.

"Pasang telinga, mata, bagaimana memberikan informasi secara baik agar warga bisa mendapatkan barang yang tepat sesuai apa yang menjadi hak mereka." imbuh Wakil Bupati Marianus. (M. Yasin)