× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda pendidikan Pemkab Bintan Enggan Mendukung, DPRD Akui Kampus BTI Alami Kesusahan

Pemkab Bintan Enggan Mendukung, DPRD Akui Kampus BTI Alami Kesusahan

665
SHARE
Pemkab Bintan Enggan Mendukung, DPRD Akui Kampus BTI Alami Kesusahan

Seorang mahasiswa BTI sedang menunjukkan piagam penghargaan terbesar untuk Kampus pariwisata di Kijang.

Bintan, sidaknews.com - Kampus Bintan Tourism Institute (BTI) yang berada di Jalan Raja Ali Haji KM 26, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, yang menjadi kebanggaan salah satu di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (24/09/2020).

Tentunya, Perlu kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan atau mengembangkan untuk maju berkembang pesat, Salah satunya adalah dukungan penuh Pemkab Bintan itu sendiri.

Di tahun 2018 silam, Sekretaris Komisi I DPRD Bintan, Hasriawady, S.IP pernah mengakui bahwa BTI sedang dalam kesusahan dan dia juga kerap kali selalu mencoba anggaran bantuan yang dulu sempat berjalan agar dapat mengalir kembali, Nyatanya hingga kini tetap tidak mengalami perubahan sedikitpun.

Seperti yang diketahui bersama, Kampus BTI sudah membuktikan mampu mengubah nasib anak nelayan, Anak pesisir atau pulau sebagian contoh kecilnya. Nyaris setiap alumni tidak ada yang menganggur, Setelah awak media pelajari telah banyak yang melanglang buana ke luar negeri pasca selesai dari BTI.

Kurang lebih lima tahun lamanya, Kampus BTI tidak lagi mendapat dukungan pendanaan dari APBD Bintan tanpa alasan yang jelas, Terlebih adanya solusi konkrit. Bintan sejauh ini dikenal dengan pariwisata modern yang terus melaju kencang.

Dengan kondisi diatas bisa berdampak warga tempatan menjadi penonton karena tidak memiliki skill bekerja di industri pariwisata dikampunya. Kualitas Kampus BTI berani menunjukkan mencetak tenaga profesional di industri pariwisata.

" Peran Pemkab di dalam bidang pendidikan di Bintan sudah sangat bagus. Kalau kita lihat pemerintah aktif dan selalu ada buat pendidikan tapi sangat disayangkan saat ini dengan adanya salah satu kampus yang bergerak di bidang pariwisata yaitu BTI, Kurang perhatian dari Pemkab. Kampus ini membawa mutu pendidikan bisa menuju kancah asia dan berhasil memberikan lapangan pekerjaan kepada setiap anak didik yang telah selesai menimba ilmu disana, " Ujar Seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan Bintan, Lelo Polisa Lubis, Sc saat dimintai tanggapannya.

Masih sambungnya, Hingga sekarang status dari Kampus juga belum jelas, Ia berharap kepada Pemkab segera mengambil sikap menentukan kemana arah kampus pariwisata dibawah naungan yayasan yang dipimpin oleh beberapa mantan pejabat di Bintan.

" Kita berharap semoga Kampus yang bergerak di bidang pariwisata ini semakin maju dan selalu ada untuk warga Bintan. Butuh perhatian serius terutama dukungan dalam bentuk anggaran. Terkhusus pembenahan fasilitas dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu, Campur tangan Pemkab sangat diharapkan, " Tambahnya lagi. (Alek)