× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Pemkab Blitar Lakukan MoU, Siap Pasok Telur ke Pemkot Tasikmalaya

Pemkab Blitar Lakukan MoU, Siap Pasok Telur ke Pemkot Tasikmalaya

140
SHARE
Pemkab Blitar Lakukan MoU, Siap Pasok Telur ke Pemkot Tasikmalaya

Bupati Blitar Rijanto, saat menandatangani MoU bersama Pemkot Tasikmalaya terkait pengiriman telur.(foto:istimewa). sidaknews.com Blitar

BLITAR, sidaknews.com - Bupati Blitar Drs.H Rijanto MM menginformasikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar telah mengadakan kerja sama antara daerah dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam hal pengiriman telur.

Selain itu, kata Rijanto Bupati Blitar, produk bahan-bahan lain yang dihasilkan oleh peternak dan petani asal Kabupaten Blitar juga berpotensi dikirim ke Tasikmalaya karena produksinya banyak sekali dan bagus dan berkualitas.

“Disamping yang sudah kita sepakati pengiriman telur, akan tetapi bahan-bahan makanan lain yang dibutuhkan, kami siap mengirim ayam pedaging, telur bebek dan hasil pertanian seperti cabai,” ujarnya, Kamis (17/9/2020) yang dikutip dari keterangan resminya.

Di konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar Adi Andaka mengatakan populasi ayam petelur di Kab. Blitar saat ini mencapai 21 juta ekor, ayam pedaging 4,5 juta setiap periode panen setiap 32-34 hari sekali, sapi pedaging 155.000 ekor, sapi perah rakyat 18.000 ekor, sapi perah di usaha peternakan Greenfield 10.000 ekor, kambing 180.000 ekor, dan ikan budidaya 27.000 ton/tahun.

Melalui Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (Putera) Blitar, Kota Tasikmalaya menyerap 176 ton dalam periode Januari 2020 sampai Juli. Dibanding dengan produksi telur asal Kab. Blitar yang mencapai 1.000 ton/hari, angka penyerapan telur ke daerah itu belum besar, namun berpotensi berkembang. " Papar Adi dilansir dari media bisnis.

Kemudian, Rijanto berharap dengan ditandatanganinya MoU antara Pemkab Blitar dengan Pemkot Tasikmalaya dapat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Blitar, sekaligus dapat memperluasan pasar atau market.

"Nantinya juga akan kita fasilitasi ke daerah - daerah lain yang berpotensi," pungkasnya. (BAS)