× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tual Pemkot Tual Musnahkan 33 Jenis Produk Kedaluwarsa

Pemkot Tual Musnahkan 33 Jenis Produk Kedaluwarsa

573
SHARE
Pemkot Tual Musnahkan 33 Jenis Produk Kedaluwarsa

Pemkot Tual Musnahkan 33 Jenis Produk Kedaluwarsa.

TUAL, sidaknews.com - Untuk memastikan barang kadaluarsa tidak bereda bebas menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Kota Tual kembali melaukan Inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa Suplayer di Kota Tual.

Team Pemkot yang di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual mendatangi Gudang Suplayer milik PT Kawan Bersama di Kawasan Un Wartel Kelurahan Ketsoblak Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual Provinsi Maluku. Jumat (13/12/2019) pukul 08.41 WIT.

Dari hasil sidak yang di lakukan oleh team Pemkot, ditemukan 33 jenis makanan dan minum kemasan yang sudah tidak layak lagi untuk di konsumsi sehingga harus di musnahkan.

Kepada awak media, Direktur PT Kawan Bersama Vecky Suanthie mengatakan, sebelum di lakukannya Sidak ini, seluruh barang yang kadaluarsa telah di pisahkan, bahkan telah di tandai agar barang barang tersebut tidak di jual atau di angkut keluar dari gudang penyimpanan.

" Sebelum ada sidak, saya sudah pisahkan barang barang kadaluarsa ini untuk di buang,namun karena banyak kesibukan sehingga saya belum sempat untuk membuangnya." ujar Suanthie.

Selain itu, barang kadaluarsa ini juga telah di pisahkan dengan yang lain sehingga memudahkan team Operasi Pasar Pemkot Tual untuk melakukan pendataan atas barang yang sudah tidak layak untuk di konsumsi, katanya.

Suanthie juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tual, atas operasi ini sehingga Masyarakat kota Tual dan Maluku Tenggara bisa mengetahui bahwa tidak ada barang kadaluarsa yang tersalur ataupun tersimpan di dalam gudang ini, ucapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Tual Darnawati Amir SKM MM menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan operasi pasar yang di laksanakan dari tanggal 11 hingga 12 Desember 2019 kemarin dan sesuai kesepakatan hari ini barang-barang kadaluarsa tersebut harus dimusnahkan.

" Sesuai dengan kesepakatan bersama hari dilakukan pemusanahan barang-barang yang kadaluarsa sebanyak 33 Jenis Proda ."jelasnya.

Dikatakannya pula bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari prodak yang akan di konsumsi oleh Masyarakat, selain itu lanjutnya, di Tahun 2020 setial bulannya team ini juga akan melakukan pengawasan secara intens dengan melibatkan Pihak Kepolisian dan Kejaksaan, katanya.

DarnawatiJuga mengatakan, Tahun 2020 akan di laksanakan pengawasan rutin tiap bulan dan bukan hanya di Gudang PT Kawan Bersama saja, namun pengawasan ini juga akan di lakukan pada Depot Pertamina maupun gudang sembako yang berada di daerah ini.

" Selain gudang PT Kawan Bersama, kami juga akan melakukan operasi pada Depot Pertamina, maupun gudang sembako " ujarnya.

Lanjutnya, selain Gudang PT Kawan Bersama team Operasi pasar juga telah melakukan sidak pada gudang sembako milik Haji Taba. Dari hasil sidak tersebut di temukan beberapa jenis produk yang juga sudah kadaluarsa. katanya.

Kadis Perindak juga menghimbau agar sama sama memberikan pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat, karena semua prodak yang beredar di Kota Tual dan di konsumsi oleh konsumen harus merupakan barang barang yang pantas dan wajar.

Untuk itu, Dia meminta kepada Pelaku usaha baik pemilik Gudang maupun bukan pemilik Gudang agar dengan sadar dan rela untuk memisahkan barang barang yang sudah kadaluarsa, maupun yang belum kadaluarsa namun kemasannya rusak atau tidak berlebel agar tidak menjual dan mengedar barang barang tersebut. pintanya.

Hadir dakam acara pemusnahan tersebut, Kepala Bappeda, Staf Ahli Walikota Tual, Kepala Disperindag dan Staf, Anggota Polres, Staf Kejaksaan dan awak Media. (RD)