× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Pemukiman Bertempat di Kawasan Irigasi, Warga Marapokot Inisiatif Beli Lahan Untuk Relokasi

Pemukiman Bertempat di Kawasan Irigasi, Warga Marapokot Inisiatif Beli Lahan Untuk Relokasi

208
SHARE
Pemukiman Bertempat di Kawasan Irigasi, Warga Marapokot Inisiatif Beli Lahan Untuk Relokasi

NAGEKEO, sidaknews.com - Penerapan aturan tata kelola ruang wilayah melalui Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, semakin mempertegas pemukiman yang berada di kawasan irigasi untuk segera mencari lahan ganti yang nanti dijadikan lahan pemukinan.

Sejalan dengan himbauan Bupati Don, Masyarakat Desa Marapokot Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo NTT, yang terdiri dari anggota dan ketua kelompok tani Bunga Mawar bernisiatif secara swadaya membeli lahan yang nantinya di relokasi menjadi tempat perumahan.

Ketua kelompok tani Srilus Nijap disela-sela pembersihan lahan ia mengatakan, perlunya keterlibatan Pemerintah Desa dalam hal mendukung langkah-langkah yang ditempuh kelompok nya sanggahan ia meminta dukungan, mengenai hal mediasi dan komunikasi terkait status tanah agar kedepan tidak menjadi persoalan kepemilikan.

" kami berharap keterlibatan Pemerintah Desa mendukung langkah-langkah kami mengenai mediasi dan komunikasi terkait kejelasan status tanah agar nantinya tidak muncul persoalan -persoalan dalam hal kepemilikan tanah." ungkapnya.

Lebih lanjut Srilus menuturkan, sebagian besar wilayah perumahan Desa Marapokot adalah di daerah irigasi, dan mengenai relokasi setelah adanya penyiapan lahan dari hasil swadaya kelompok nya Pemerintah Nagekeo menjanjikan bantuan perumahan.

" sebagian perumahan Desa Marapokot berada di Daerah irigasi, namun setelah upaya penyiapan lahan, Pemerintah Nagekeo dalam ini Bupati Don menjanjikan bantuan perumahan kepada masyarakat yang berada di derah irigasi dengan catatan masyarakat yang menyiapkan lahan nya." tuturnya.

Sementara itu Muhamad Rusli selaku kepemilikan tanah menjelaskan, dirinya membantu membangun komunikasi kepada kelurganya yang juga memiliki kavling dan akan dijual kepada kelompok tani bunga mawar .

"saya secara pendekatan persuasif dengan keluarga saya yang memiliki kavling, mereka bersedia untuk dijualkan kepada kelompok tani bunga mawar dan yang terpenting adalah legalitas tanah."jelas rusli. (M. Yasin)