× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda peristiwa Pencarian Korban Tenggelam di Tongging Dihentikan, Keluarga Korban Pasrah

Pencarian Korban Tenggelam di Tongging Dihentikan, Keluarga Korban Pasrah

492
SHARE
Pencarian Korban Tenggelam di Tongging Dihentikan, Keluarga Korban Pasrah

Keluarga korban dan warga menanti penemuan jasad korban (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Hampir sepekan dilakukan pencarian terhadap jasad Imran Butar-Butar (19) warga desa Saran Padang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun korban yang tenggelam di Danau Toba desa Tongging Kecamatan Merek dihentikan. Padahal pencarian jasad korban ini terus dilakukan dengan berbagai cara, tapi tidak juga membuahkan hasil.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan,bahwa ada sejumlah hal yang membuat sulitnya menemukan korban yang diduga kini berada di dasar kedalaman danau. Para penyelam juga telah melakukan penyelaman hingga puluhan meter, tetapi keberadaan jasad korban tidak juga ditemukan.

Terpantau, bahwa selama tujuh hari mulai dari tanggal 23 Agustus hingga 29 Agustus 2020 Tim SAR sudah berusaha melakukan pencarian ke dalam danau, juga selama proses pencarian tim menggunakan perahu LCR milik Basarnas dan Dit Samapta Poldasu untuk menyisir perairan Danau Toba. Selain itu, tim juga dibantu dengan kamera bawah air (Vibrascope) milik Dit Samapta Poldasu.

Penelusuran pencarian dimulai dari lokasi korban tenggelam hingga mengarah ke Timur hingga arah Barat desa Tonghing dan arah Timur Desa Sibolangit.

“Pencarian dilakukan sebanyak tiga jali setiap harinya dan banyaknya palung (lubang dalam danau) diduga menghambat pencarian korban."ujar Sariman kepada wartawan.

Sementara itu Muhammad Rizal Rangkuti, ketua tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan kepada wartawan di Tongging mengatakan, bahwa jasad korban belum juga ditemukan. Namun sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), jika dalam waktu tujuh hari korban belum juga ditemukan maka pencarian harus dihentikan.

Diperoleh juga informasi dari R.Purba salah satu warga desa Tongging Kecamatan Merek mengatakan, bahwa pencarian korban sudah dihentikan. Sewaktu dilakukan pencarian oleh Tim Sar, warga juga ikut serta berpartisifasi,namun tidak membuahkan hasil.

Selama pencarian berlangsung tampak keluarga korban, warga dan Kepala desa Saran Padang berada dilokasi sembari memberikan hiburan kepada orang tua korban.

 Melihat kejadian yang menimpa keluarga korban, kita sangat prihatin, walaupun pencariannya sudah dihentikan, tapi harapan kita agar korban bisa menunjukkan jasadnya.

Walaupun masih dirundung duka, tapi keluarga korban tetap tidak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada Tim pencari korban dan begitu juga kepada warga desa Tongging Kecamatan Merek karena sudah sekuat tenaga mencari korban.

Pihak keluarga juga sudah mengiklaskan atas kepergian korban, walaupun sudah dilakukan pencarian tapi tidak ditemukan lagi"ujarnya. (AS)