× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan di Tapsel Salah Satunya Oknum Kepala Desa

Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan di Tapsel Salah Satunya Oknum Kepala Desa

23401
SHARE
Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan di Tapsel Salah Satunya Oknum Kepala Desa

Sebanyak delapan orang pelaku kerusuhan di desa pintu padang kecamatan Batang Angkola kabupaten Tapsel di boyong ke kantor polisi.

Sidimpuan, sidaknews com - Delapan orang warga Desa Benteng Huraba diamankan polisi terkait pembakaran Rumah dan sepeda motor yang milik Warga desa pintu padang, kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel

Sebanyak delapan orang warga yan diamankan polisi langsung di boyong ke Mako Polres Tapsel di jalan SM raja kota Padangsidimpuan , diantaranya: IAS (33), yang diketahui sebagai Kepala Desa Benteng Huraba. IS (21), RHS (18), DCP (22), JA (34), FAD (17), RS (19), dan DSP (25)

Penangkapan kepada para pelaku terkait pengeroyokan, pembakaran dan provokasi bentrokan antara warga Desa Benteng Huraba dengan Kelurahan Pintu Padang, pada Kamis (28/5) malam. Penangkapan itu menyusul akibat ketegangan yang sempat kembali terjadi antar warga dua desa di Jalan Lintas Sumatera tersebut.

Dari informasi yang didapat, ketegangan kembali memuncak menyusul salah satu warga Desa Benteng Huraba berinisial IS (21) yang diduga merupakan pelaku pengeroyokan,

IS ditangkap kamis (28/5) sore hal itu kemudian membuat warga Benteng Huraba protes dan kembali berkumpul untuk melakukan pemblokiran jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan kabupaten Mandailing Natal dan ini juga yang memicu warga Pintu Padang berkumpul dan bersiaga di depan Mapolsek Batang Angkola untuk mendukung polres Tapsel dalam penegakan hukum.

Pantauan Wartawan nampak ratusan personel dari kepolisian dan TNI diterjunkan untuk berjaga jaga dan mengimbau massa untuk membubarkan diri.

Usai Polisi berhasil membuka blokade jalan, entah kenapa tiba-tiba ada sebagian Warga protes dan berusaha melakukan provokasi di sekitar desa Huraba, dari sini, polisi berhasil mengamankan tujuh warga lainnya. Yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan, provokator dan pembakaran pada peristiwa sebelumnya.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj, di hadapan Wartawan usai memimpin pembukaan blokade jalan mengatakan, hingga Kamis malam pukul 23.30 Wib, telah diamankan delapan orang warga Desa Benteng Huraba sebagai tersangka pertikaian antar kampung yang terjadi pada tanggal Selasa (26 Mei 2020) kemarin.

Saat dilakukan pemeriksaan di Mapolres Tapsel, sebanyak tujuh orang di tetapkan jadi tersangka ditambah satu orang yang diamankan tadi sore sekira pukul 18.15 Wib sehingga total yang diamankan delapan orang sebagai provokator dan tindak pidana pembakaran rumah dan sepeda motor milik Badriansyah Daulay, pungkasnya,

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan untuk mengantisipasi bentrok susulan Kamis 28/5 malam pihaknya telah menerjunkan petugas keamanan dari berbagai unsur. Diantaranya, Brimob 50 personel, Yonif 123/RW 50 personel, Polres Tapsel 100 personel, Polres Padangsidimpuan 40 personel, Satpol PP dan Dishub Tapsel masing-masing 35 dan 25 personel.

Ia juga menghimbau semua Piihak bersama tokoh masyarakat untuk menahan diri dan kepada kedua belah pihak yang bertikai supaya agar menjaga kondusifitas keamanan di wilayah masing-masing desa.

“Mengenai kesepakatan perdamaian sudah disepakati untuk tidak berkelanjutan antar warga akan tetapi proses hukum tetap berjalan,” ucap Roman sampai berita ini di kirim ke redaksi dua Lokasi bentrok sudah kondusif dan saat ini aparat keamanan masih melakukan pengamanan untuk menghindari hal-hal yang tak di inginkan. (sabar)

VIDEO