× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda jabar Pospera Karawang Tebar 3000 Paket Sembako

Pospera Karawang Tebar 3000 Paket Sembako

378
SHARE
Pospera Karawang Tebar 3000 Paket Sembako

Pospera Karawang salurkan bantuan sembako.

Karawang, sidaknews.com - Selama masa pandemi virus Corona merambah di Republik ini, khusunya di Kabupaten Karawang, terpantau organisasi onderbouw nya sang Presiden Republik Indonesia, yaitu Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) seakan tak henti melaksanakan kegiatan bakti sosial dan kegiatan kemanusiaan lainya, terlebih saat ini di Karawang sedang diberlakukanya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang berdampak teganggunya kegiatan ekonomi ditengah masyarakat.

Landasan dari keprihatinan tersebut, Pospera Karawang berangkat dan terjun dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk meringankan dan membantu beban masyarakat.

Terpantau, tak kurang Pospera sudah menyalurkan sebanyak 3000 paket sembako yang disebar dan di salurkan ke masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dibeberapa kecamatan.

Selain bantuan sembako Pospera Karawang juga membagikan bantuan dalam bentuk makanan untuk sahur setiap hari selama bulan Ramadhan, adalun sasaranya yaitu para Tunawisma di wilayah kecamatan Cikampek, Kota Baru, Banyusari, Jatisari, Purwasari, Klari Karawang Timur juga sampai ke perbatasan Karawang Purwakarta tepatnya di daerah Cikopo.

Risna Sundari orang nomor satu di Pospera Cikampek, kepada awak media mengatakan bahwa kegiatamya tersebut adalah murni kemanusiaan, terlebih situasi kondisi sekarang ini adanya dampak Covid-19, tentunya membuat semua lapisan masyarakat terasa berat karena hampir semua sektor vital ekonomi terhenti.

"Kami bersama keluarga besar khususnya Pospera, bertekad sekemampuan akan selalu tampil hadir dalam kemanusiaan, bakti sosial menjadi kegiatan makanan sehari-hari, intinya Pospera akan selalu berbuat baik untuk semua lapisan masyarakat," tegas Risna, pada Selasa (19/5/2020)

Masih kata Risna, " Dampak virus Covid-19 hampir, telah membuat semua aspek perekonomian sebagian berhenti, pemutusan hubungan kerja dimana mana, penganguranpun bertambah sehingga dampak buruknya sangat luas, dan kami sangat prihatin kejadian ini akan berakibat terjadinya kerawanan sosial, terutama masyarakat ekonomi kecil," paparnya.

Risna menambahkan,"Penanggulangan dan pencegahan Kasus Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat," pungkasnya. (MH)