× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tebagsel Potensi Produk Unggulan Daerah Tapsel Sangat Menjanjikan

Potensi Produk Unggulan Daerah Tapsel Sangat Menjanjikan

820
SHARE
Potensi Produk Unggulan Daerah Tapsel Sangat Menjanjikan

Suasana rapat pembahasan dan penentuan rapat unggulan daerah Tapanuli Selatan.

TAPSEL, sidaknews.com - Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki lahan pertanian dan hutan yang cukup subur dan luas tentunya akan menghasilkan produk yang akan menjadi modal awal untuk mensejahterakan warganya. Termasuk produk unggulan yang dihasilkan oleh UMKM tentunya juga sangat menjanjikan.

Demikian disampaikan Sekda Tapsel, Parulian Nasution saat menghadiri rapat pembahasan dan penentuan produk unggulan daerah Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula Kantor Bappeda, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Selasa (3/12).

Dipaparkan Parulian bahwa Tapsel memiliki 3 zona untuk produk unggulan daerah, zona 1 Sipirok area yang menghasilkan kopi, buah-buahan, sayur-sayuran, gula aren dan tenun Sipirok, zona II Batang Toru, area yang menghasilkan salak, ikan saleh merah/jurung, batik Batang Toru dan beras organik dan zona III Batang Angkola area yang menghasilkan industri pandai besi.

Kopi sebagai produk unggulan Sipirok sejak dahulu, sudah memiliki sertifikat indikasi geografis (IG) atau hak paten dari pemerintah pusat yang cita rasanya sudah mendunia hingga keberbagai negara termasuk Belanda, Australia, Oman bahkan Japan dan juga negara-negara lainnya.

"Demikian juga dengan Salak Tapanuli Selatan dan turunannya serta gula aren Sipirok yang sangat manis hingga terkenal keberbagai daerah sejak lama baik di dalam maupun luar pulau Sumatera," katanya.

Produk unggulan daerah merupakan produk yang potensial untuk dikembangkan dengan didukung ketersediaan sumber daya alam (bahan baku) yang memadai, memiliki produk turunan, memiliki keunikan/ciri khas daerah, menarik, memiliki daya saing dipasaran.

Menurut Sekda dengan adanya produk unggulan diharapkan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama bergerak agar bagaimana produk unggulan daerah yang akan di SK kan oleh bupati nantinya betul-betul dapat mendorong untuk lebih maju lagi.

Oleh karenanya, peran Dinas Perdagangan, Koperasi UKM, Dinas Perindustrian, BUMD dan pihak terkait lainnya agar selalu mendorong produk unggulan tersebut serta selalu mencari pemasaran terhadap mitra-mitra perusahaan yang lebih besar agar nantinya sentra-sentra kewirausahaan dapat meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat di Tapanuli Selatan dapat meningkat.

Parulian, berhara berkat pembahasan produk unggulan daerah Tapsel ini, kiranya kedepan produk unggulan daerah Tapsel bisa dapat dipasarkan ke pangsa pasar nasional maupun internasional.

Pembahasan tersebut selain dihadiri, Ka. Bappeda Abadi Siregar, diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari pimpinan OPD dan Camat se-Tapsel dengan narasumber Irsan Bahrinul Nasution, SE yang merupakan Tenaga Fasilitator PUD pada Bappeda Provsu. (Safri)