× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda nasional Presiden Jokowi Optimistis Vaksin Covid-19 Segera Ditemukan

Presiden Jokowi Optimistis Vaksin Covid-19 Segera Ditemukan

179
SHARE
Presiden Jokowi Optimistis Vaksin Covid-19 Segera Ditemukan

Presiden Jokowi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Jakarta, sidaknews.com - Presiden Joko Widodo optimistis bahwa pengembangan vaksin untuk Covid-19 di Tanah Air dapat berjalan dengan baik. Presiden juga kondisi bahwa pemerintah siap untuk memproduksinya tepat vaksin telah ditemukan sehingga dapat digunakan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat.

Hal itu disampaikan Presiden selepas meninjau uji klinis tahap ketiga terhadap bakal vaksin Covid-19 yang digelar di Gedung Eyckman, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 11 Agustus 2020, dengan dipandu oleh Ketua Tim Peneliti Uji Klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof. Kusnandi Rusmil.

"Kita optimistis bahwa segera ditemukannya vaksin ini kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat," kata Presiden.

Secara total, sebanyak 1.620 relawan dilibatkan dalam uji klinis tahap ketiga tersebut. Hasil uji klinis diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan dan penemuan vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk dapat dicapai pada akhir tahun ini.

"Kita mengharapkan nanti insyaallah di bulan Januari kita sudah bisa memproduksi. Kalau produksinya sudah siap langsung diberikan vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di Tanah Air," kata Presiden.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga berupaya mengembangkan vaksin sendiri yang dikembangkan dari isolat virus Covid-19 yang ada di Indonesia. Vaksin "Merah Putih" diharapkan akan dapat berhenti pada pertengahan tahun 2021 mendatang.

"Jadi kita mengembangkan dirinya sendiri oleh Lembaga Eijkman, BPPT, LIPI, BPOM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita miliki. Tetapi selain itu kita juga membuka diri untuk bekerja sama misalnya dengan Sinovac, Uni Emirat Arab di G20, dan dengan Korea Selatan , "kata Presiden.

"Saya rasa kita membuka diri (bekerja sama) dalam rangka Cipta-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi ke seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden.

Untuk diketahui, sebelum meninjau uji klinis tahap ketiga terhadap bakal vaksin Covid-19, Presiden Joko Widodo juga meninjau kesiapan dan fasilitas Bio Farma untuk memproduksi vaksin Covid-19. Dalam peninjauan tersebut, Kepala Negara dipandu dan mendapat pemaparan dari Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir.

Mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut di antaranya adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
(Sumber: Humas Kemensetneg)

VIDEO