× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda peristiwa Pria Tua Asal Medan Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk Akibat Menderita Sakit

Pria Tua Asal Medan Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk Akibat Menderita Sakit

3286
SHARE
Pria Tua Asal Medan Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Gubuk Akibat Menderita Sakit

Jasad korban saat di bawa ke rumah keluarga.

Sidimpuan, sidaknews.com – Seorang pria yang diketahui bernama M Amin Siregar (65), berprofesi sebagai tukang becak di kota Padangsidimpuan dikagetkan warga, pria ini diketahui meninggal disalah sathu gubuk berdinding papan di tengah kebun ubi di kawasan tersebut. Selasa (13/10/2020) 19.00 Wib.

M Amin Siregar (65), adalah pendatang yang ditinggal di Jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Berdasar informasi yang di peroleh dari Linda Simamora (46) warga sekitar yang pertama kali menemukan jenazah dalam gubuk itu

Ceritanya, sekira pukul 18.00 WIB, Linda pulang dari merasa penasaran ketika melintasi dekat gubuk. Tiba-tiba, matanya terperanjat pada kondisi gubuk yang pintunya sudah terbuka dan banyak lalat beterbangan.

Pemandangan itu pun diikuti aroma tidak sedap, yang menyeruak dari dalam gubuk. Linda yang penasaran, akhirnya putuskan untuk mendekati gubuk. Namun, betapa kagetnya Linda ketika menyaksikan ada sosok pria yang tak lain, M Amin, tengah bersandar di dalam gubuk. Linda, selama ini memang mengenal M Amin. Mulanya, Linda mengira M Amin sedang tertidur.

Namun, aroma tak sedap dan lalat yang berkeliaran di dalam gubuk, seakan beri isyarat kuat kepada Linda, kalau sosok pria yang ditemukannya itu telah meninggal dunia. Atas temuan itu, Linda pun memberikan kabar tersebut ke warga yang lain kemudian menghubungi anak M Amin yakni, M Aripin Siregar (42) warga Jalan Melati, Gang Darul Falah, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan Selatan.

Mengetahui informasi itu personel piket Reskrim, SPKT, dan Inafis yang di pimpin Kasat reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, SSos mendatangi lokasi. Tak berapa lama, M Aripin Anak korban juga datang. Atas, permintaan keluarga, jenazah disemayamkan di tempat Kakak kandung Almarhum di Kelurahan Hanopan Sibatu, Padangsidimpuan Selatan.

“Berdasar keterangan dari pihak keluarga, korban selama ini tinggal di Kota Medan dan berkunjung ke Padangsidimpuan untuk menjenguk saudaranya yang sakit ke tempat saudaranya yang juga sedang kemalangan,” ucap Kasat Reskrim saat ditemui di TKP.

Kasat menerangkan, berdasar keterangan dari pihak keluarga, korban telah mengidap sakit jantung dan diabetes. Usai melayat, korban diketahui datang ke kebun ubi miliknya. Selama dua hari belakangan, korban tidak pulang ke rumah anaknya. Anak korban, hanya mengetahui ayahnya pergi ke kebun.

“Pihak keluarga juga tidak bersedia untuk dilakukan visum terhadap korban dengan membuat surat pernyataan dibubuhi tanda tangan bermaterai. Korban yang sudah disemayamkan di rumah duka, akan segera dimakamkan. Pada tubuh korban, juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” pungkasnya. (sabar)