× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda aceh Rahmatun Phounna : Desak Kapolda Aceh Ungkap Pelaku Penikmat Beasiswa DPRA-BPSM Aceh

Rahmatun Phounna : Desak Kapolda Aceh Ungkap Pelaku Penikmat Beasiswa DPRA-BPSM Aceh

597
SHARE
Rahmatun Phounna : Desak Kapolda Aceh Ungkap Pelaku Penikmat Beasiswa DPRA-BPSM Aceh

Rahmatun Phounna, Aktivis perempuan Aceh.

Banda Aceh, sidaknews.com - Kasus Korupsi Beasiswa bersumber anggaran aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tahun 2017 sudah sekian lama meredup kini kembali disorot publik, dampak dari pada desakan dari berbagai pihak Kapolda Aceh gelar Konferensi akhir Desember 2019.

Pada kesempatan itu Irjen Pol Rio S Djambak bersama sejumlah para pejabat terkait di Polda Aceh berjanji akan mengusut kasus penggelapan Beasiswa 2017 yang terindikasi adanya pemotongan Beasiswa oleh oknum anggota Dewan DPRA, dengan total anggaran mencapai 19.6 miliar rupiah dari jumlah 800 mahasiswa penerima.

Humas Lemkaspa, Rahmatun Phounna pun angkat bicara, langkah yang di ambil oleh Kapaloda Aceh kami sangat mendukung, kita akan terus mengawal janji tersebut.

Dan kami berharap ini bukan hanya komentar belaka, harapan kami komentar Kapolda Aceh bukan hanya sebagai sensasional sesaat, untuk meredam sorotan publik terkait Beasiswa,

Kami akan mengawal sejauh mana keseriusan Kapolda Aceh menyeret para koruptor yang selama telah membuming di Nangroe Aceh luput dari pada penyelesain hukum sehingga rasa kepercayaan masyarat kepada kepada lembaga kepolisian pudar.

"Untuk memulih rasa kepercayan itu Kapolda Aceh harus membuktikan bahwa hukum tidak hanya tajam kebawah dan tidak mengenal satu sama lain". Ujar Rahmatan Phouna.

“untuk itu Rahmatun Phonna mendesak Bapak Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, menindak tegas pelaku Korupsi siapa dalang penikmat Beasiswa bersumber Aspirasi Dewan DPRA harus di seret ke meja hijau mempertanggung jawabkan perlakuannya diduga penikmat beasiswa”. tegas Phounna.

Ia menambahkan. kapolda Aceh tidak hanya mengusut kasus beasiswa aspirasi dewan saja, dan kasus BPSM Aceh juga harus mengusut segera karena kedua kasus ini diduga ada kaitan, harapan kami kedua kasus ini 2020 harus tuntas karena kami ingin melihat siapaya saya saja penikmat korupsi berjama’ah di BPSDM Aceh.


"Yakni BPSDM secara langsung, sudah kita laporkan kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harapan kita kepada pihak Polda Aceh untuk segera melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait”. demikian pungkas Rahmatun Phounna, Aktivis perempuan Aceh. (D.Ril)

VIDEO