× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Rapat Koordinasi Dalam Rangka Antisipasi Bahaya dan Dampak Serangan Binatang Buas Harimau

Rapat Koordinasi Dalam Rangka Antisipasi Bahaya dan Dampak Serangan Binatang Buas Harimau

SHARE
Rapat Koordinasi Dalam Rangka Antisipasi Bahaya dan Dampak Serangan Binatang Buas Harimau

Rapat Koordinasi dalam Rangka Antisipasi Bahaya dan Dampak Serangan Binatang Buas (Harimau).

Muara Enim, sidaknews.com - Rapat Koordinasi dalam Rangka Antisipasi Bahaya dan Dampak Serangan Binatang Buas (Harimau), Acara tersebut di buka oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH di hadiri Kapolres Muara Enim Akbp Afner Juwono SH SIK MH,  Dandim 0404 Muara Enim Lerkol Inf Syafrudin, Kasi wilayah Konservasi Matrialis BKSDA Sumsel  beserta unsur Forkopimda Muara Enim beserta undangan kurang lebih 65 orang, Rapat di ruang kantor Bappeda Kabupaten Muara Enim Sumsel, Senin (30/12/2019) pukul 08.00 wib.

" Dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Muara Enim Menyampaikan antara lain adanya beberapa kejadian serangan binatang buas (Harimau) akhir - akhir ini yang telah menelan korban jiwa antara lain Kab. Kota Pagar Alam, Lahat, dan ME Provisi Sumsel, betul - betul telah meresahkan warga terutama bagi Petani dan Peladang di Kecamatan SDU, SDT, SDL dan Tanjung Agung.

Penyebab binatang buas (harimau) tersebut menyerang manusia antara lain faktor expansi pertambangan, kehutanan, perkebunan dll yang telah merusak habitat mereka, sehingga secara emosional mereka mengganas dan menerkam manusia yang ditemuinya.

Menurut beberapa sumber data baik dari media cetak maupun media sosial lainnya terdapat tujuh (7) kasus, dua (2) orang mengalami luka serius, lima (5) orang meninggal dan delapan (8) orang mengalami ancaman serangan Harimau.

Keresahan masyarakat pasca serangan harimau dibeberapa wilayah kecamatan dalam Kab. ME semakin memuncak, sehingga berakibat bagi perekonomian masyarakat. 

Rapat Koordinasi tersebut mendapat hasil antara lain Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Kementrian Kehutanan, Badan konserpasi SDA, TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya kiranya bertindak agar keganasan hewan buas tersebut bisa segera ditangani, untuk itu kita berupaya agar bekerjasama semua stekholder dengan cara antara lain :
a). Membentuk satgas Penanggulangan Konflik Manusia dengan Satwa Liar di Kab. Muara Enim 
b) Mempersiapkan maklumat Pemerintah yang berisi Himbauan agar masyarakat tidak beraktifitas dilokasi sekitar penyerangan harimau.
c) Kepada Instasi dan Tim terkait lainnya dalam waktu dekat kiranya dapat meninjau lokasi kelapangan.

Terciptanya Situasi dan Kondisi yang aman serta kondusif terutama bagi masyarakat yang berada didaerah perbatasan dengan hamparan kawasan hutan lindung yang menjadi habitat satwa liar yang dilindungi.

Menimimalisir isu atau berita hoax yang beredar dimasyarakat yang dapat menganggangu sehingga terjadinya keresahan dimasyarakat.

Meningkatkan kewaspadaan dini dimasyarakat serta Menciptakan situasi yang aman dan Meningkatkan Singkronisasi dan Integritas serta kerjasama baik Forkopimda, OPD, serta Forum Kemitraan Pemerintah. (Agus v)