× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Residivis Narkoba Tewas di Dor Polisi, Sempat Duel Saat Penangkapan

Residivis Narkoba Tewas di Dor Polisi, Sempat Duel Saat Penangkapan

1251
SHARE
Residivis Narkoba Tewas di Dor Polisi, Sempat Duel Saat Penangkapan

konferensi pers di Pimpin oleh Kasat Sat Res Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias saat lakukan konferensi pers Jum'at (3/4) di Malpolres Bintan.

Bintan, sidaknews.com - Penangkapan dua orang tersangka SS (35) dan DK (37) pengedar sabu dan ganja, saat pihak Sat Narkoba Polres Bintan tanggal 29 Maret 2020 lalu melakukan penangkapan awal nya DK di TKP lintas Barat, selanjutnya pihak polisi melakukan pengembangan dari keterangan DK mengaku Sabu dan ganja itu didapat dari tersangka SS.

Pihak Sat Res Narkoba Polres Bintan melakukan mengejaran terhadap SS yang saat itu berada di Tanjungpinang saat penangkapan terjadi duel yang mengakibatkan seorang anggota Sat Narkoba Polres Bintan mengalami luka dalam dibagian tangan sebelah kananya.

Saat terjadi duel diketahui tersangka SS memiliki senjata tajam dan terus melakukan perlawanan saat penangkapan sehingga pihak polisi mengeluarkan letusan senjatanya. Door...!!! tepat di bahu bawah ketiak bagian kiri peluru panas menebus tubuh SS.

SS tumbang dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Namun dalam perjalanan SS menghembuskan napas terakhirnya. Dari hasil penyidikan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di temukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) SS bertsatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga Tanjungpinang.

"Dari hasil penyidikan diketahui kedua tersangka ternyata residivis, DK dalam kasus yang sama pada tahun 2017 bebas dari hukuman 2 tahun penjara sedangkan SS pada tahun 2019 bebas dari hukuman 1, 6 tahun penjara juga dalam kasus yang sama baru 5 bulan ini bebas," Keterangan Kasat Sat Res Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias saat lakukan konferensi pers Jum'at (3/4) di Malpolres Bintan.

Dari hasil penangkapan kedua tersangka, Sat Res Narkoba Polres Bintan berhasil mengamankan 1 kilogram janda dan 4 paket sabu seberat 29 gram. Sabu dan ganja itu akan di edarkan melalui pasien-pasien yang membeli dan di edarkan di daerah Bintan dan Tanjungpinang.

Berhasil melakukan penangkapan kedua tersangka itu pihak Polres Bintan hingga kini masih melakukan pengembangan. Karena di duga masih ada lagi jaringan narkoba yang berkeliaran di daerah ini.

Atas perbuatan DK yang melanggar pasal berlapis yaitu pasal 111 ayat (2), pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2) dan pasal 132, DK di ancam hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup. (Dewi)