× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel Ribuan Massa Geruduk Kantor DPRD Babel, Siap Mendukung MUI Pusat dan Menolak RUU HIP

Ribuan Massa Geruduk Kantor DPRD Babel, Siap Mendukung MUI Pusat dan Menolak RUU HIP

5140
SHARE
Ribuan Massa Geruduk Kantor DPRD Babel, Siap Mendukung MUI Pusat dan Menolak RUU HIP

Pangkalpinang, sidaknews.com - Ormas Front Melayu Bangka Belitung Bersatu (FMBB) Gerakan Kedaulatan Rakyat mengelar aksi damai menolak Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) usulan DPR RI, di depan kantor DPRD Provinsi Kepulaun Bangka Belitung. Jumat (3/7/2020) siang.

Dalam aksi damai tersebut, FMBB membawa ribuan masyarakat umat muslim Babel serta 53 Ormas islam, Majelis, Forum dan komunitas yang tergabung mengikuti aksi damai menggugat siap mendukung MUI Pusat Menolak RUU HIP.

Ustadz Fahrurrozi ketua Majelis Pencinta Islam sekaligus sebagai Orator aksi damai tersebut menyampaikan bahwa pihaknya diterima dan disambut dengan baik oleh perwakilan di DPRD Provinsi Bangka Belitung.

"Alhamdulillah kita disambut baik oleh Perwakilan dari PAN, Nasdem, PKS, PDIP dan 4 Perwakilan dari PPP sekaligus pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil DPRD Provinsi Babel, Amri Cahyadi," ungkapnya.

Pada kesempatan ini kata ustadz fahrurrozi ada lima (5) poin pernyataan yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan DPRD Provinsi Bangka Belitung tersebut diantaranya :

- Menolak RUU HIP dan menuntut penghentian pembahasannya.
- Mendukung penuh maklumat MUI Pusat tentang penolakan RUU HIP.
- Menolak kriminilisasi ulama dan tokoh yang kritis terhadap pemerintah.
- Menyerukan semua elemen bangsa untuk berjuang bersama melawan kebangkitan PKI. Dan ajaran komunisme , Leninisme dan marxisme.
- Mendesak DPRD Provinsi Babel untuk mengeluarkan sikap resmi menolak RUU HIP.

"Dari sekian banyak Fraksi di DPRD Provinsi Babel secara lisan siap menyampaikan aspirasi ini ke DPR RI dan dibuktikan dengan adanya tandatangan mereka," ucapnya.

Oleh karena itu kata Fahrurrozi pihaknya bukan balas dendam kepada PKI begitu juga islam tidak mengajarkan untuk balas dendam, akan tetapi untuk keturunan PKI jangan hidupkan kembali ajaran komunisme di NKRI.

Selama itu dipenuhi lanjut Ustadz Fahrurrozi umat islam akan siap hidup bersama sama berdampingan untuk memajukan kesatuan NKRI.

Sementara itu, Wakil DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri Cahyadi mengatakan, persatuan dan kesatuan yang sudah harmonis baik itu dari kehidupan berbangsa dan bernegara jangan dikotori hanya dengan sebuah Rancangan Undang Undang (RUU).

Yang pasti kata Amri, dalam permasalahan ini akan sesegera mungkin akan ditindaklanjuti.

"Permasalahan ini sudah saya sampaikan kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) agar segera dibuatkan rekomendasi DPRD untuk melanjutkan aspirasi ini ke DPR RI. Ini akan segera disampaikan secara langsung khususnya ke DPR RI Badan Legislasi (Baleg), sebab RUU itu masih di Badan Legislasi DPR RI," katanya.

Sementara di tempat terpisah, Abie Akcik selaku Koordinator Lapangan (korlap) yang juga Ketum Ormas Front Jaga Babel saat di wawancarai sidaknews mengatakan, "Alhamdulillah aksi damai kita tadi berjalan dengan lancar, ada 6 perwakilan massa aksi di terima untuk menyampaikan aspirasi kita terutama hal-hal yang berkaitan tentang penolakan RUU HIP"

"RUU HIP ini dinilai menggaburkan nilai-nilai PANCASILA sebagai falsafah negara, tentu pembahasan RUU tersebut mencederai semangat kebangsaan bagi ummat Islam itu tentunya. Selain itu, kita juga menegaskan agar tidak ada lagi kriminalisasi ulama yang kritis terhadap pemerintah," ungkapnya.

Abie Akcik menambahkan, Alhamdullilah aksi berjalan lancar semua satu komando ikut arahan para ulama, asatidz dan habaib.

"Aksi damai ini sebagai bentuk demokrasi di Indonesia, jadi siapapun berhak untuk menyampaikan aspirasinya. Massa aksi tadi terdiri dari sekitar 50an lebih organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan, alhamdulillah semua satu komando ikut arahan para ulama, asatidz dan habaib,"tutupnya.

Aksi Damai di ikuti oleh 53 ormas, majlis, forum dan komunitas, di mulai titik kumpul di lapangan mandara lanjut kompoi kendaraan langsung menuju ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Belitung (DPRD Babel) di tutup dengan sholat Asar Berjamaah di depan kantor DPRD Babel.

Berikut daftar 53 nama - nama ormas yang mengikuti aksi damai tolak RUU HIP.

1. Majelis Istirhami Babel
2. Majelis Darul Thoha Babel
3. Majelis Zikir Rotibul Haddad Babel
4. Majelis At Tijani Babel
5. Majelis Sapinatulhuda Babel
6. Majelis Riyadul Muhibbin Babel
7. Front Jaga Babel
8. Font Pembela Islam Babel
9. Pemuda Muslimin Indonesia Babel
10. Syarikat Islam Indonesia Babel
11. Majelis Pecinta Islam Babel
12. Forum Komunikasi Lembaga Dakwah Bangka
13. Majelis Pembela Rosulullah Babel
14. Kokam Babel
16. Lembaga Adat Melayu
17. Sholawat Darul Hijrah Babel
18. Daarul Mahabbah Babel
19. Laskar Pembela Islam Babel
20. Kita Mart Babel
21. Majlis Jamalulmuhibbin
22. Majlis Ihkwanul Muhibbin Babel
23. Majlis Pengajian Babel
24. Biker Subuhan Babel
25. Majelis Riyadul Ilmi
26. Majelis Hubbul Quran
27. Majelis Madrosatul Quran
28. Majelis Adldliyatul Laami'
29. Majelis Ilmu Nurul Huda
30. Al Muhajirin Nelayan
31. Pemuda Muhammadiyah
32. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
33. Nasyiatul Aisyiyah
34. Ikatan Pelajar Muhammadiyah
35. Tapak Suci Putra Muhammadiyah
36. Hizbul Wathan Muhammadiyah
37. Grub Urang Bangka
38. Komunitas Bangka Belitung
39. Komunitas Bahasa Bngka
40. Komunitas rakyat jelata
41. Pemuda Jamik Peduli ( PJP )
42. Forum Komunikasi Pangkapinang Peduli ( FKPP )
43. Yayasan Thibbun Nabawi Nusantara
44. Sahabat Rotib Bangka Tengah
45. Anak Akhir Zaman
46. Front Pemuda Munggu
47. Gerakan Pemuda Ka'bah
48. Group Kelakar Bangka
49. Raudhatul Muhibbin Bangka Tengah
50. Forum Kibar Bendera Merah Putih Bangka Barat
51. Parmusi
52. Hidayatullah Desa Teru Simp. Katis
53. Daruk quran Babel.

 Fajri

VIDEO