× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Rustam: Melonjaknya Jumlah Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Karena Adanya Klaster Baru

Rustam: Melonjaknya Jumlah Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Karena Adanya Klaster Baru

3915
SHARE
Rustam: Melonjaknya Jumlah Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Karena Adanya Klaster Baru

Kadisdalduk dan KB kota Tanjungpinang, Rustam.

Tanjungpinang, sidaknews.com - Terkait melonjaknya jumlah pasien Covid-19 yang kini terjadi di Tanjungpinang, Kadisdalduk dan KB kota Tanjungpinang Rustam mengatakan pihaknya masih mendalami dan melakukan klasifikasi atas data data tersebut sehingga belum dapat menyampaikan informasi yang komprehensif .

"Malam tadi dan siang ini baru saja kami terima rilis hasil lab PCR dari BTKL Batam, disampaikan pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kota Tanjungpinang yang cukup besar yaitu 28 + 9 = 37 kasus," jelasnya.

Beberapa diantaranya terkait klaster sebelumnya yaitu klaster Batu 2 Tanjungunggat, ada kasus baru, dan sebagian besar berasal dari 2 klaster baru yang cukup besar.

"Namun demikian kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang tetapi lebih waspada dan menjaga diri lebih baik agar terhindar dari kemungkinan penularan," himbaunya.

Lebih banyak di dalam rumah dan menghindari keluar rumah kecuali benar benar ada kepentingan merupakan tindakan yang bijaksana untuk saat ini. Senantiasa pakai masker, hindari kerumunan dan menjaga jarak fisik dengan orang lain penting sekali dilakukan.

Lebih sering cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dan tidak menyentuh area muka kecuali yakin dengan tangan yang bersih harus menjadi perhatian yang serius.

'Bagi yang merasa memiliki riwayat kontak erat dengan kasus yang dinyatakan positif, maka segeralah melaporkan diri ke Dinkesdalduk Kota Tanjungpinang atau RSUD RAT untuk dilakukan asesment dan pengambilan sampel swab," tambahnya.

Bagi yang kontak erat dan telah diambil swab ataupun belum hendaklah melakukan karantina mandiri dulu selama 14 hari atau sekurang kurangnya sampai hasil pemeriksaan sampel swabnya dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan PCR.

Hal ini penting untuk memudahkan penelusuran dan mencegah kemungkinan menjadi sumber penularan baru seandainya kemudian diidentifikasi sebagai kasus positif.

"Selain hal di atas, marilah kita tingkatkan ketahanan tubuh dan stamina kita dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga yang terukur dan teratur, beristirahat yang cukup dan mengelola kehidupan lebih baik sehingga terhindar dari stres,". (Dewi)

VIDEO