× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Saat Ditangkap Tampubolon Sebut Nama Penjual Ganja, Dua-duanya Masuk Penjara

Saat Ditangkap Tampubolon Sebut Nama Penjual Ganja, Dua-duanya Masuk Penjara

3711
SHARE
Saat Ditangkap Tampubolon Sebut Nama Penjual Ganja, Dua-duanya Masuk Penjara

Tanaman ganja ketika dicabuti Kapolres Karo dan anghotanya disaksikan tersangka (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Dengan penuh harapan tanpa memikirkan resiko kedepannya karena berangan-angan akan menuai hasil sehingga Limawan Sitepu (41) warga desa Beganding Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo nekat menanam ganja di areal perladangan Melas yang sangat curam diperbatasan antara Desa Beganding dan Cimbang Kecamatan Payung.

Namun angan-angan tersebut tidak kesampaian, pasalnya Polisi mengendus tanaman terlarang tersebut sehingga warga petani ini akhirnya ditangkap Sat Res Narkoba Polres Karo Selasa (15/9/2020) sekira jam 01:00 wib dari rumahnya di Desa Beganding Kecamatan Simpang Empat.

Akibatnya harus berurusan dengan aparat kepolisian dan masuk penjara lagi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Ditangkapnya Limawan Sitepu dimana terlebih dahulu Johan.Sudiarto Tampubolon (53) warga Jalan Kotacane Kabanjahe ditangkap anggota Sat Res Narkoba Polres Karo Senin (14/9/2020) sekira jam 16:00 wib saat melintas di Jalan desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe.

Dari Johan Sudiarto Tampubolon ditemukan 1 buah plastik assoy berwarna Merah yang diduga berisikan narkotika jenis ganja kering yang meliputi ranting, daun dan biji yang dibalut dengan satu lembar kertas dengan berat brutto 140 gram.

Dan 1 bungkus kertas tembakau merk Parikesit yang berada di dalam jaket yang digunakan pelaku pada saat itu ,1 unit Handphone Merk Nokia warna hitam turut disita untuk barang bukti.

Dari hasil interogasi,Johan Tampubolon mengaku, bahwa ganja tersebut diperolehnya dari Limawan Sitepu sehingga ditindak lanjuti dan dilakukan penangkapan.

Setelah Limawan Sitepu diamankan, Polisi langsung mengintogasinya dan diakunya ada menanam ganja di perladangan Melas antara perbatasan desa Beganding dan desa Cimbang Kecamatan Payung.

Atas pengakuannya, maka Kasatresnarkoba Polres Karo AKP Hendri.D.B.Tobing,SH dan anggotanya langsung membawa Limawan kelokasi untuk menunjukkan tanaman terlarang tersebut.

Pantawan wartawan, Selasa (15/9) Sekira pukul 09:30 wib,Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo, SIK didampingi Kasatres Narkoba,AKP Hendri,DB. Tobing,SH,Kasat Sabara AKP Enda Tarigan,SH bersama anggotanya langsung mencabuti pohon ganja tersebut sebanyak 246 pohon dengan ketinggian 52 cm hingga 274 cm yang ditanam tersangka di ladang yang cukup curam.

Selain itu juga diamankan 1 bungkus narkotika jenis ganja kering meliputi ranting, daun dan biji yang dibalut dengan kertas koran seberat bruto 400 gram didalam goni warna putih dari dalam gubuk.
Pelaku juga menyediakan gubuk itu sebagai tempat pengeringan daun ganja serta tempat penyemaian bibit ganja "Kini kedua tersangka sudah diamankan di Polres Karo berikut tanaman ganja untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.

Pengakuan Limawan Sitepu kepada wartawan,dia mengaku menanam ganja tersebut akibat himpitan ekonomi,dan baru 1kali menjualnya kepada Johan Sudiarti Tampubolon" Terangnya. (AS)

VIDEO