× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda peristiwa Sadis, Nyawa Liza Melayang Dibantai Pakai Broti Pelaku Melarikan Diri

Sadis, Nyawa Liza Melayang Dibantai Pakai Broti Pelaku Melarikan Diri

7655
SHARE
Sadis, Nyawa Liza Melayang Dibantai Pakai Broti Pelaku Melarikan Diri

Korban ketika dibawa ke RSUD kota Padangsidimpuan guna Visum et repertum.

Tapanuli Selatan, sidaknews com - Seorang Ibu rumah tangga harus menemui ajalnya diduga usai mendapat pukulan benda tumpul berupa balok berukuran 50 Cm secara bertubi-tubi. Diduga, pelakunya ialah RSS (40), tidak lain merupakan tetangga korban.

Sedangkan korban bernama Liza Hanum Pohan (24) warga Dusun Janji Matogu, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Korban tewas mengenaskan, Jumat (24/7/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

 Informasi diperoleh, peristiwa mengerikan itu berawal saat terduga pelaku tengah berada di depan teras rumahnya. Saat itu, anak korban, Lastri (12), diduga diejek oleh terduga pelaku. Terduga pelaku menyebut, mata anak korban yang kero atau juling, ngapain melihat-lihat.

Kata-kata itu, didengar korban. dengan lantang korban menanyakan ke terduga pelaku, apa maksudnya mengata-ngatai anaknya seperti itu. Rupanya, teguran dari korban membuat terduga pelaku emosi. Sebelumnya diketahui, antara korban dan terduga pelaku pernah terlibat perselisihan batas tanah.

Usai kejadian itu, korban beserta anaknya kembali masuk ke rumah. Tiba-tiba dari arah belakang, terduga pelaku masuk ke dalam rumah korban. Dan, terduga pelaku langsung mengayunkan balok berukuran 50 Cm ke kepala bagian belakang korban sebanyak sekali. Akibat pukulan itu, korban tersungkur.

Tak berhenti di situ, terduga pelaku terus menghantamkan baloknya ke kepala korban hingga tewas. Puas melancarkan aksinya, terduga pelaku langsung melarikan diri. Saat ini, korban sudah dilarikan ke RSUD Padangsidimpuan guna visun et repertum.

Kapolsek Batang Angkola, AKP Yuswanto, SH saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tapanuli Selatan guna mengejar dan mencari keberadaan terduga pelaku.

"Kami minta doanya, ya rekan-rekan," ungkap Kapolsek di ujung pembicaraan lewat telepon. (*/sabar)