× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Satu dari Tiga Tersangka Pengedar Sabu Tewas Ditembak Polisi di Medan

Satu dari Tiga Tersangka Pengedar Sabu Tewas Ditembak Polisi di Medan

696
SHARE
Satu dari Tiga Tersangka Pengedar Sabu Tewas Ditembak Polisi di Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat mengintrogasi dua tersangka saat menggelar konfrensi Pers di Mapolrestabe Medan.

Medan, sidaknews.com - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil dalam membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 7 Kg dan menangkap 3 orang tersangka, satu diantaranya meninggal dunia akibat tertembus timah panas.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi oleh Kasat Narkoba, AKBP Rony Nicolas Sidabutar dan Waka Sat Narkoba, Kompol Dolly Nainggolan saat memberi keterangan pers kepada Wartawan, Jum’at (25/9/2020) Jam 14:00 WIB di lapangan apel Mapolrestabes Medan.

"Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan bahwa kejadian bermula pada hari Minggu tanggal 20 September 2020, sekitar jam 20:00 WIB, Personel Satreskoba Polrestabes Medan berhasil menangkap dua tersangka bernama Ariandi alias Ilias (50) warga jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, dan Ariandi alias Andi (46) yang juga warga Jalan Jambi, Binjai Selatan, bersamanya didapat barang bukti sabu-sabu seberat 2 Kg, ia ditangkap didalam rumah kost-kostanya dijalan Bhayangkara, Gang Karyo, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung," terangnya.

Barang bukti pistol rakitan jenis revolver

Lanjut dikatakan Kapolrestabes Medan, kemudian kepada kedua tersangka dilakukan pengembangan kasus dengan mengintrogasi keduanya, dari keterangan mereka sebutkan bahwa 2 Kg sabu tersebut didapat dari seseorang bernama Nurdin (DPO) dan selain 2 kilogram sabu itu, Nurdin juga ada menyerahkan sabu-sabu dalam jumlah besar kepada Syukran (41) warga Aceh Tamiang dijalan Glugur Rimbun, Kelurahan Sei Mencirim.

Berbekal informasi dari kedua terasangka kemudian rekan-rekan dari Satreskoba meluncur kelokasi, tepatnya pada hari Rabu (23/9/2020) jam 23:00 WIB untuk melakukan penangkapan satu tersangka lain yaitu Syukran.

Pada saat Team akan melakukan penangkapan terhadap Syukran, tersangka melakukan perlawanan dengan mencoba melukai anggota kita dengan menggunakan senjata api rakitan, jenis Revolver, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dan terarah dengan menembak tersangka di bagian dada kirinya yang menyebabkan tesangka meninggal dunia, Petugas melakukan penggeledahan di dalam ransel tersangka dan di temukan 5 kilogram sabu-sabu.

Untuk proses hukum lebih lanjut tersangka sudah di tahan dan juga barang bukti dari para tersangka yaitu sebanyak 7 bungkus plastik teh China berisi 7 kilogram sabu, 3 unit handphone dan 1 pucuk pistol rakitan jenis revolver berikut sebutir selongsong peluru serta satu buah tas ransel warna coklat.
Sedangkan untuk para tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara”, ucap Kapolrestabes Medan. (H)