× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Rawat Sembiring Ditangkap Polisi dari Perladangan

Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Rawat Sembiring Ditangkap Polisi dari Perladangan

526
SHARE
Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Rawat Sembiring Ditangkap Polisi dari Perladangan

Pijer Sembiring diamankan Polisi dari ladang (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Pijer Sembiring (50) warga desa Bunuraya Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, Rabu (22/7) sekira jam 18:00 wib dijempat anggota Sat Reskrim Polres Karo dari perladangan desa Bunuraya.

Ditangkapnya Warga petani ini terkait dalam kasus pembunuhan terhadap Rawat Sembiring Meliala (43) warga desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran yang mayatnya dibuang pelaku kesungai Lau Gerguh Lau Biang dua minggu lalu.

Setelah dilakukan penyelidikan serta keterangan saksi,sehingga Sempurna Ginting sebagai pelaku dan Hasil Sembiring selaku aktor dari kasus tersebut langsung ditangkap Polisi.Dari pengakuan mereka maka Polisi menciduk Pijer Sembiring. Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Karo AKP Sastrawan Tarigan,SH.MH kepada wartawan Kamis (23/7) sekira jam 10:00 wib.

Dikatakannya, dari pengembangan setelah Hasil Sembiring dan Sempurna Ginting ditangkap,maka nama -nama dari pelaku berhasil diketahui dalam kasus pembunuhan tersebut.

Setelah Pijer Sembiring ditangkap dan dimintai keterangannya,dia mengaku ikut telibat dalam kasus itu dan perannya penyedia dan mengemudikan mobil dalam perencanaan pembunuhan terhadap Rawat Sembiring."Ujarnya.

Disambung Kasat Reskrim lagi, bahwa Pijer Sembiring juga mengatakan dalam melakukan pembunuhan terhadap diri korban, mereka bersama-sama dengan Andi Ginting, Sempurna Ginting dan Hendra Ginting.

Kini Pijer Sembiring telah diserahlan ke Polsek Tiga Panah sekira pukul 21:00 wib untuk dilakukan proses hukum lebih lanjit."Juga kita minta ketiga orang ini masih dalam pengejaran dan kami dari pihak Kepolisian memohon kepada pelaku lainnnya lebih baik menyerahkan diri secara baik-baik "Ujarnya.

Sementara informasi berkembang,sebelum ditemukannya Rawat Sembiring ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada hari Senin (13/7) sekira jam 11:00 wib disungai Lau Biang, dia dijemput oleh 4 orang tidak dikenal pada malam hari. Mungkin saja keluarga merasa resah atas perbuatan korban selama ini ,karena Rawat Sembiring Milala mengalami gangguan jiwa sehingga keluarga ingin melenyapkannya dengan menyewa tangan orang lain"Sebutnya. (AS)

VIDEO